Memasuki hari kesepuluh eskalasi konflik di Timur Tengah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan optimistis dengan mengklaim bahwa perang melawan Iran kemungkinan akan segera berakhir.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan stasiun televisi CBS, Donald Trump menyatakan bahwa kemajuan operasi militer yang dilancarkan oleh koalisi AS-Israel telah melampaui rencana awal yang telah ditetapkan.
"Saya pikir perang ini telah dilakukan dengan sangat tuntas, hampir (selesai)," ujar Donald Trump dalam wawancara telepon tersebut. Ia menegaskan kembali penilaiannya mengenai kerusakan signifikan yang diderita oleh pihak Iran.
Menurutnya, kekuatan militer Iran telah lumpuh secara efektif setelah serangkaian serangan yang dilancarkan dalam sepekan terakhir.
Lebih lanjut, Donald Trump merinci bahwa angkatan laut, kemampuan komunikasi, serta angkatan udara Iran kini sudah tidak lagi menjadi ancaman yang berarti. Ia mengklaim bahwa pencapaian ini jauh lebih cepat dari proyeksi awal.
"Kemajuan militer AS saat ini sudah jauh melampaui jadwal perang 4 hingga 5 minggu yang saya tetapkan semula," tambahnya, mengindikasikan efektivitas strategi yang diterapkan.
Dunia kini menantikan konferensi pers yang akan diadakan Donald Trump di Florida petang ini, sebelum ia kembali ke Washington. Acara tersebut diperkirakan akan menjadi platform bagi sang presiden untuk memberikan penjelasan lebih rinci mengenai status konflik, strategi diplomatik AS ke depan, serta implikasinya terhadap stabilitas regional di Timur Tengah yang tengah bergejolak.