Sebuah gelombang massa udara dingin yang lebih kuat diperkirakan akan menerjang Taiwan, membawa suhu yang lebih menusuk dalam beberapa hari mendatang. Pakar klimatologi, Wu Der-rong (吳德榮), memperingatkan bahwa setelah merasakan hawa dingin sepanjang hari ini, masyarakat harus bersiap menghadapi penurunan suhu yang lebih drastis akibat fenomena pendinginan radiatif yang akan terjadi mulai malam ini (10/3) hingga esok pagi (11/3).
Menurut analisis model cuaca Eropa terbaru, suhu terendah di wilayah dataran rendah pulau utama Taiwan diperkirakan akan anjlok hingga sekitar 9C pada Selasa pagi (10/3). Meskipun suhu akan sedikit menghangat pada siang hari, jeda ini tidak akan berlangsung lama. Wu Der-rong menekankan bahwa masyarakat perlu menjaga kehangatan tubuh secara ekstra selama periode ini, terutama pada malam dan dini hari.
Ancaman suhu dingin yang sesungguhnya akan tiba pada Kamis malam (12/3) hingga Jumat pagi (13/3). Sebuah gelombang udara dingin kering yang baru akan tiba, diperkuat oleh efek pendinginan radiatif yang intens. Kombinasi ini diprediksi akan menekan suhu terendah di dataran rendah hingga mencapai level 8C, memenuhi definisi sebagai massa udara dingin kontinental yang kuat.
Cuaca diperkirakan akan kembali cerah dan stabil menjelang akhir pekan, dengan suhu yang menghangat pada siang hari. Namun, Wu Der-rong mengingatkan bahwa perbedaan suhu antara siang dan malam akan sangat signifikan. Tren pemanasan yang lebih stabil baru akan terasa pada pekan berikutnya, seiring dengan melemahnya tekanan tinggi kontinental dan berembusnya angin dari arah tenggara.