Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Situasi Global Bergejolak, Wapres Hsiao Harap Semua Pihak Dukung Anggaran Umum dan Anggaran Pertahanan

11/03/2026 15:11
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Situasi Global Bergejolak, Wapres Hsiao Harap Semua Pihak Dukung Anggaran Umum dan Anggaran Pertahanan (CNA)
Situasi Global Bergejolak, Wapres Hsiao Harap Semua Pihak Dukung Anggaran Umum dan Anggaran Pertahanan (CNA)

Kamar Dagang Umum Republik Tiongkok (ROCCOC) pada Selasa (10/3) malam menggelar jamuan silaturahmi Tahun Baru. Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) dalam sambutannya menyatakan bahwa di tengah ketidakstabilan global dan perubahan situasi internasional, selain industri yang terdampak perlu mendapatkan dukungan tepat waktu, pelaksanaan kebijakan pemerintah juga memerlukan sumber daya agar dapat berjalan dengan lancar.

Wapres Hsiao berharap Yuan Legislatif dan berbagai kalangan dapat mendukung anggaran umum pemerintah pusat dan anggaran khusus pertahanan. Dirinya juga mengajak semua pihak untuk tetap bersikap fleksibel dan bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan.

Wapres Hsiao Bi-khim (蕭美琴) bersama sejumlah kepala kementerian menghadiri jamuan silaturahmi Tahun Baru yang diselenggarakan oleh ROCCOC pada Selasa (10/3) malam.

Wapres Hsiao menyatakan bahwa belakangan ini dunia mengalami berbagai perkembangan geopolitik baru yang tak terhindarkan membawa dampak dan pengaruh bagi Taiwan. Oleh karena itu, semua pihak perlu bersatu untuk memastikan kepentingan nasional serta kebijakan yang diperlukan bagi pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan lancar, sehingga berbagai sektor industri dapat menunjukkan kekuatan mereka di panggung global.

Selain itu, Yuan Eksekutif juga telah meninjau berbagai aspek seperti harga barang, energi, dan berbagai sumber daya, termasuk langkah-langkah de-risking, serta telah menyiapkan respons secara aktif. Upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin pasokan energi yang dibutuhkan bagi perkembangan ekonomi.

Dalam hal tarif, Wapres Hsiao mengemukakan jika meskipun Mahkamah Agung Amerika Serikat telah membatalkan kebijakan tarif timbal balik, pemerintah tetap terus berkomunikasi dengan pihak Negeri Paman Sam untuk memastikan hasil negosiasi yang telah dicapai sebelumnya dapat semakin diwujudkan.

Wapres Hsiao menunjukkan, dalam menghadapi situasi internasional yang terus berubah, Taiwan akan bekerja sama dengan mitra internasional untuk membuka peluang bisnis ke luar negeri, sekaligus memberikan dukungan yang tepat waktu kepada industri yang terdampak.

Dirinya juga menegaskan, pelaksanaan kebijakan pemerintah memerlukan dukungan sumber daya yang stabil, dan menyerukan Yuan Legislatif serta berbagai pihak untuk mendukung anggaran umum pemerintah pusat dan anggaran khusus pertahanan. Menurutnya, sejak dahulu hingga sekarang, berbagai negara di dunia berupaya memperkuat kemakmuran dan pertahanan negara. Taiwan mengejar perdamaian dan tidak menginginkan perang, tetapi tetap harus menunjukkan kemampuannya untuk tidak mudah diserang.

Wapres Hsiao Bi-khim (蕭美琴) menyebutkan, Taiwan dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan ketahanan yang kuat. Menghadapi lingkungan internasional yang terus berubah, Taiwan juga perlu terus mempertahankan sikap yang fleksibel serta bersatu untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan.

Selain itu, konflik di Timur Tengah yang terus berlanjut telah menyebabkan harga energi internasional melonjak. Salah satu anggota Komite Peninjauan Tarif Listrik sekaligus Ketua ROCCOC, Xu Shu-bo (許舒博), dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa pada rapat peninjauan tarif listrik akhir Maret nanti, dirinya akan mengusulkan agar tarif listrik dibekukan jika tidak ada alasan khusus untuk menaikkannya, serta menyarankan CPC Corporation, Taiwan menyerap sebagian kenaikan biaya guna membantu menstabilkan harga.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Ekonomi Kung Ming-hsin (龔明鑫) dalam sambutannya mengatakan bahwa sikap Kementerian Ekonomi adalah mengutamakan stabilitas harga. Pihaknya akan menyampaikan berbagai pendapat terkait kepada Komite Peninjauan Tarif Listrik dan berharap para anggota komite dapat memberikan dukungan.

Dirinya juga menegaskan bahwa 22 kapal pasokan gas pengganti untuk bulan Maret dan April telah seluruhnya dipastikan, sehingga pasokan gas alam tidak terputus. Harga gas pada prinsipnya tidak akan dinaikkan, dan pemerintah juga akan berupaya berkomunikasi dengan Formosa Plastics Group untuk menjaga stabilitas harga.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解