Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

AI dan Teknologi Keuangan Mendorong Perekrutan, Prospek Pekerjaan Taiwan Meningkat

11/03/2026 20:36
Penulis & Editor: Farini Anwar
AI dan Teknologi Keuangan Mendorong Perekrutan, Prospek Pekerjaan Taiwan Meningkat (Foto: Pexels)
AI dan Teknologi Keuangan Mendorong Perekrutan, Prospek Pekerjaan Taiwan Meningkat (Foto: Pexels)

Manpower Group, sebuah perusahaan sumber daya manusia merilis prospek ketenagakerjaan global untuk kuartal kedua tahun 2026. Survei tersebut menunjukkan bahwa prospek ketenagakerjaan bersih Taiwan adalah +29%, menandai sedikit peningkatan untuk kuartal kedua secara berturut-turut, dengan industri keuangan dan asuransi menunjukkan prospek ketenagakerjaan yang paling optimis.

 

Untuk memahami rencana perekrutan berbagai perusahaan untuk kuartal berikutnya, Manpower Group merilis “survei prospek ketenagakerjaan global” setelah mewawancarai 648 pekerja di Taiwan. Hasil survei menunjukkan, bahwa 44% perusahaan berharap untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja mereka, 14% memperkirakan akan mengurangi jumlah tenaga kerja mereka, dan 41% memperkirakan akan mempertahankan jumlah tenaga kerja yang sama. Setelah mengimbangi peningkatan dan penurunan tersebut, prospek ketenagakerjaan bersih adalah +30%, dan +29% setelah tidak memperhitungkan faktor musiman.

 

Dari 10 industri teratas, sektor keuangan dan asuransi memiliki prospek pekerjaan yang paling optimis, dengan nilai bersih +47%; diikuti oleh perdagangan dan logistik sebesar +34%, dan jasa profesional, ilmiah, dan teknis sebesar +33%.

 

Manajer Umum dari Manpower Group Taiwan, Chang Shu-chun (張淑君) menganalisis, didorong oleh teknologi finansial (keuangan) dan aplikasi kecerdasan buatan (AI), perusahaan-perusahaan yang berfokus pada teknologi AI dan bidang terkait manajemen kekayaan, dengan insinyur AI, manajer kekayaan, dan peserta pelatihan manajemen menjadi posisi yang paling dicari. Terkait industri perdagangan dan logistik, karena kekurangan tenaga kerja sudah lama terjadi di transportasi penumpang jalan raya dan perusahaan milik negara, sehingga secara aktif merekrut pengemudi, petugas pergudangan, dan personel teknis khusus. Adapun industri jasa profesional, ilmiah, dan teknis, terus mempertahankan momentum dari kuartal sebelumnya, didorong oleh perluasan investasi AI dan tren transformasi hijau perusahaan, dengan perusahaan-perusahaan secara aktif menerapkan teknologi lintas domain AI dan para profesional terkait keberlanjutan.

 

Dalam sebuah wawancara, juru bicara situs pencarian kerja Yes123, Yang Zong-bin (楊宗斌) menganalisis, dengan kemajuan adopsi AI dan transformasi perusahaan secara bersamaan, permintaan perusahaan akan talenta terus meningkat, yang menyebabkan perang talenta yang jelas. Dia mengatakan, "kekurangan tenaga kerja di Taiwan telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun. Perkembangan pesat bidang-bidang baru seperti AI, metaverse, 5G, blockchain, fintech, dan pemasaran digital telah membuat perusahaan sangat proaktif dalam merekrut talenta terkait."

 

Direktur Pemasaran dari Bank Tenaga Kerja 104 Chang Pao-ling (張寶玲) juga menyatakan, total jumlah peluang kerja pada bulan Februari tahun ini mencapai 1,1 juta, meningkat 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan telah melampaui satu juta selama tiga tahun berturut-turut, menunjukkan bahwa momentum perekrutan perusahaan terus meningkat. Didorong oleh gelombang AI, beberapa perusahaan teknologi dan konstruksi besar telah menawarkan gaji awal sebesar NT$70.000 hingga NT$80.000 per bulan untuk menarik talenta teknik, menunjukkan persaingan yang semakin ketat antar perusahaan untuk mendapatkan talenta.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解