Sebuah insiden tabrak lari dengan kronologi yang janggal terjadi di Distrik Sanmin, Kaohsiung, di mana seorang pengendara motor yang telah berhenti untuk menolong korbannya justru melarikan diri saat melihat kedatangan polisi. Pelaku, seorang pria bermarga Chen (陳姓), kini harus menghadapi tuntutan hukum setelah aksinya terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV).
Peristiwa naas ini menimpa seorang pekerja migran asal Vietnam bermarga Mei (梅姓), yang ditabrak oleh Chen saat sedang mengendarai sepeda. Akibat kecelakaan tersebut, Mei menderita pendarahan otak dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Rekaman CCTV menunjukkan bahwa Chen awalnya sempat berhenti untuk membantu mengatur lalu lintas dan memanggil ambulans.
Peristiwa naas ini menimpa seorang pekerja migran asal Vietnam bermarga Mei (梅姓), yang ditabrak oleh Chen saat sedang mengendarai sepeda. Foto: YAHOO
Namun, situasi berubah drastis ketika petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian. Alih-alih memberikan keterangan, Chen justru menyalakan kembali motornya dan segera meninggalkan tempat tersebut. Saat dipanggil untuk pemeriksaan, Chen berdalih bahwa ia tidak menyadari telah menabrak seseorang. Pengakuan ini dinilai bertentangan dengan bukti video dan tindakannya sendiri yang sempat menolong korban.
Polisi tidak menerima alasan tersebut dan menjerat Chen dengan pasal berlapis, termasuk membahayakan keselamatan umum sesuai hukum pidana dan pelanggaran lalu lintas. Selain denda yang mencapai ribuan NT$, surat izin mengemudi Chen juga dicabut. Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa melarikan diri dari lokasi kecelakaan, dengan alasan apa pun, adalah pelanggaran serius yang tidak dapat ditoleransi.