(Taiwan, ROC) – Anggota parlemen lintas partai dari Spanyol datang mengunjungi Taiwan. Wakil Menteri Luar Negeri, Wu Chih-chung (吳志中), dalam jamuan makan siang mengemukakan jika parlemen Spanyol telah menunjukkan dukungannya terhadap Taiwan yang demokratis melalui tindakan nyata. Wamen Wu berharap kedua belah pihak, dapat memperkuat kerja sama dan pertukaran di sektor semikonduktor, energi terbarukan, serta teknologi informasi dan komunikasi.
Wamenlu Wu Chih-chung (吳志中) pada Selasa (11/3) lalu menggelar jamuan makan siang untuk menjamu anggota parlemen Spanyol Mikel Legarda Uriarte, beserta lima anggota delegasi lainnya. Wamenlu Wu menyambut kunjungan delegasi parlemen Spanyol yang kembali datang berkunjung ke Taiwan setelah pemilu Juli 2023, sebagai wujud nyata dukungan dan persahabatan terhadap Taiwan yang demokratis.
Wamenlu Wu menuturkan, tahun ini menandai 400 tahun hubungan antara Taiwan dan Spanyol. Pada kala itu, orang Spanyol secara bertahap membangun Benteng San Salvador di Keelung dan Benteng Santo Domingo di Tamsui.
Selain itu, nama Sandiaojiao (三貂角) yang berada di dekat Keelung juga berasal dari nama Santo dalam bahasa Spanyol “Santiago”, yang menjadi hubungan hitoris kedua pihak sejak Era Penjelajahan.
Wu Chih-chung (吳志中) menegaskan, Taiwan dan Spanyol memiliki nilai bersama berupa demokrasi dan kebebasan, sehingga dalam beberapa tahun terakhir hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral terus berkembang secara stabil. Dirinya berharap kedua belah pihak ke depannya dapat terus memperkuat pertukaran dan kerja sama di sektor unggulan seperti semikonduktor, energi terbarukan, serta teknologi informasi dan komunikasi.
Mikel Legarda Uriarte menunjukkan, anggota delegasi parlemen yang berkunjung berasal dari berbagai wilayah seperti Bask dan Kepulauan Kanaria. Mereka mengapresiasi pencapaian besar Taiwan dalam perkembangan demokrasi.
Dirinya menambahkan, Spanyol memiliki banyak hal yang dapat dipelajari dari Taiwan, termasuk bagaimana Taiwan memanfaatkan kekuatan teknologi tinggi dan keunggulan geopolitiknya untuk memastikan fondasi demokrasi tidak dirusak oleh sistem otoriter. Melalui kunjungan ini, mereka juga berharap dapat mendorong lebih banyak peluang kerja sama bilateral di berbagai bidang.
Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan menjelaskan, anggota rombongan juga mencakup anggota parlemen Cristina Valido Garcia, senator Nerea Ahedo Ceza, serta anggota parlemen Idoia Sagastizabal.
Selama berada di Taiwan, delegasi tersebut juga dijadwalkan bertemu dengan Wakil Ketua Yuan Legislatif, Chiang Chi Chen (江啟臣), Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional (NSC), Lin Fei-fan (林飛帆), serta mengunjungi Ditjen Perdagangan Internasional Kementerian Ekonomi, dan Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) Taiwan.
Mereka juga dilaporkan akan mengunjungi Taman Sains Hsinchu dan melakukan pertukaran pandangan serta interaksi secara luas dengan berbagai kalangan di Taiwan.