(Taiwan, ROC) --- Pertemuan membahas bea-cukai antara Taiwan dengan Guatemala berlangsung di Ditjen Kepabeanan Kementerian Keuangan pada Selasa hari ini (14/8). Kepala Ditjen Bea Cukai, Peng Ing-wei (彭英偉), dengan Kepala Urusan Perpajakan Guatemala, Marco Livio Diaz Reyes menandatangani kerja sama kepabeanan antara Taiwan dengan Guatemala.
Dengan kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan dan menciptakan lingkungan bea cukai yang nyaman serta aman.
Ditjen Bea Cukai menyampaikan, upacara penandatanganan tersebut juga dihadiri oleh Perwakilan Guatemala untuk Taiwan, Oscar Adolfo Padilla Lam, Kepala Bea Cukai dan Administrasi Perpajakan Nasional Guatemala, Werner Ovalle Ramirez, dan anggota komite Kementerian Keuangan Taiwan, Lee Ming-chi (李明機).
Pertukaran di sektor bea cukai kali ini adalah pencapaian penting kedua negara. Kedua belah pihak menandatangani perjanjian perdagangan bebas dan perjanjian pengakuan terhadap perusahaan berkualitas tinggi pada tahun 2005 dan 2021.
Ditjen Bea Cukai menuturkan, pertemuan ini diadakan untuk saling berbagi perihal manajemen bea cukai, serta langkah-langkah penyidikan dan kerangka kelembagaan kerja sama, guna menciptakan lingkungan bea cukai yang nyaman dan aman.
Taiwan di lain pihak juga sudah mengutus timnya untuk mengajak perwakilan Guatemala mengunjungi kantor bea cukai Keelung untuk kargo laut, serta membahas operasi dan langkah-langkah pengawasan terhadap para penumpang di bandar udara.
Ditjen Bea Cukai melanjutkan, kepabeanan adalah institusi dunia yang selain berpartisipasi dalam setiap agenda internasional, lembaga ini juga aktif mengembangkan kerja sama dengan negara lain.
Dengan ditandatanganinya kerja sama kali ini, maka kedua negara dapat mempromosikan kerja sama yang lebih lanjut untuk meningkatkan kapasitas dan mendukung modernisasi serta efisiensi bea cukai itu sendiri.