Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Belajar dari Konflik Timur Tengah, MND: Berupaya Membangun "Perisai Taiwan" Berlapis

16/03/2026 16:54
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
Belajar dari Konflik Timur Tengah, MND: Berupaya Membangun "Perisai Taiwan" Berlapis
Belajar dari Konflik Timur Tengah, MND: Berupaya Membangun "Perisai Taiwan" Berlapis

(Taiwan, ROC) - Seiring dengan terus meningkatnya konflik di Timur Tengah, Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Nasional Yuan Legislatif hari Senin (16 Maret) mengundang Kementerian Pertahanan Nasional (MND) untuk menghadiri sesi interpelasi dan memberikan laporan khusus bertajuk "Belajar dari konflik Amerika Serikat-Iran baru-baru ini, dan meninjau efektivitas sistem pertahanan udara anti-rudal, metode intersepsi berbiaya rendah, dan kemampuan penanggulangan drone Taiwan."

Melalui laporannya, MND menyatakan bahwa di masa depan, Tiongkok mungkin mengancam Taiwan dengan serangan jenuh "multi-gelombang, multi-rudal" yang serupa. Mengikuti instruksi Presiden, MND akan membangun "Taiwan Shield" (Perisai Taiwan) yang disebut "T-Dome", berkoordinasi dengan sistem pertahanan udara seperti Sky Bow IV, Patriot, dan NASAMS untuk menciptakan jaringan intersepsi berlapis, dan memperkenalkan kecerdasan buatan dan teknologi penanggulangan berbiaya rendah.

MND melanjutkan dalam laporannya, dalam konflik Timur Tengah baru-baru ini, kedua belah pihak melancarkan serangan gabungan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone, yang menunjukkan bahwa kemampuan penanggulangan rudal dan drone telah menjadi isu penting bagi sistem pertahanan udara.

MND menekankan bahwa untuk mencegah PKT menggunakan drone untuk menguras sumber daya pertahanan udara Taiwan, Angkatan Bersenjata ROC secara aktif mengembangkan kemampuan penanggulangan drone untuk memperkuat ketahanan pertahanan.

Menurut MND, angkatan bersenjata akan fokus pada tiga aspek: "memenuhi kebutuhan operasi pertahanan," "memperkuat kepercayaan publik terhadap pertahanan," dan "menunjukkan tekad untuk menjaga keamanan regional," guna sepenuhnya membangun "Perisai Taiwan".

Di akhir laporannya, MND kembali dengan sungguh-sungguh meminta dukungan publik untuk alokasi anggaran pertahanan khusus.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解