Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Lampu Indikator Ekonomi Taiwan Tampilkan Sinyal Merah Berturut-turut; Menteri NDC: Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan Berlanjut Tahun Ini

16/03/2026 16:57
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
Lampu Indikator Ekonomi Taiwan Tampilkan Sinyal Merah Berturut-turut; Menteri NDC: Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan Berlanjut Tahun Ini
Lampu Indikator Ekonomi Taiwan Tampilkan Sinyal Merah Berturut-turut; Menteri NDC: Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan Berlanjut Tahun Ini

(Taiwan, ROC) - Terlepas dari dampak konflik Timur Tengah baru-baru ini terhadap harga minyak, tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan kemungkinan akan terus menunjukkan kinerja yang kuat tahun ini dan berpeluang cukup besar untuk mencapai 7,7%, terutama diuntungkan dari momentum ekspor yang kuat yang berkelanjutan.

Selama laporan bisnis dan sesi tanya jawab di Yuan Legislatif hari Senin (16 Maret), Menteri Dewan Pembangunan Nasional (NDC) Yeh Chun-hsien (葉俊顯) menyatakan bahwa perkiraan Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi, dan Statistik (DGBAS) sebesar 7,7% itu masih berpeluang untuk tercapai, utamanya karena peningkatan berkelanjutan dalam belanja modal oleh penyedia layanan cloud (CSP) besar global, yang direvisi naik dari perkiraan awal sekitar US$610 miliar menjadi sekitar US$750 miliar, mendorong pertumbuhan berkelanjutan dalam ekspor Taiwan dan lebih lanjut merangsang investasi domestik dan aktivitas ekonomi; sementara volume perdagangan yang terus mencapai rekor tertinggi di pasar saham juga membantu meningkatkan konsumsi domestik.

Mengenai lampu indikator ekonomi yang tetap berada pada sinyal merah selama dua bulan berturut-turut pada bulan Januari, Yeh menyatakan bahwa didorong oleh ekspor yang kuat, lampu indikator tersebut memiliki peluang untuk tetap merah sepanjang tahun.

Yeh mengatakan, "Saya rasa lampu indikator ekonomi memiliki peluang untuk terus menunjukkan sinyal merah. Karena, jika membandingkannya dengan waktu yang sama tahun lalu, ekspor kita secara umum stabil, sedikit menurun setelah (Presiden Amerika Serikat Donald) Trump mengumumkan tarif resiprokal pada tanggal 2 April, tetapi kemudian pulih kembali. Jadi, dengan mempertimbangkan periode dasar, saya pikir tahun ini relatif optimis."

Mengenai potensi dampak konflik Timur Tengah terhadap pasokan energi, Yeh menyatakan bahwa saat ini pasokan gas alam cair (LNG) tidak bermasalah untuk Maret dan April, dan setelah itu akan menambah pembelian dari AS dan mendapatkan sebagian kuota tambahan dari Australia.

Mengenai minyak mentah, karena persediaan cadangan yang cukup, Taiwan untuk sekarang akan terus melakukan diversifikasi sumber impornya.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解