Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

AI Sebagai Alat Perang Kognitif, MAC: Cegah Infiltrasi Tiongkok dari 4 Arah

17/03/2026 17:29
Penulis & Editor: Farini Anwar
Menteri Urusan Daratan Tiongkok Chiu Chui-cheng (邱垂正) menyampaikan, pemerintah telah mengupayakan dalam empat arahan yaitu kerja sama lintas kementerian, melakukan penyesuaian platform internasional, mekanisme hukum dan pendidikan  masyarakat. (Foto: CNA)
Menteri Urusan Daratan Tiongkok Chiu Chui-cheng (邱垂正) menyampaikan, pemerintah telah mengupayakan dalam empat arahan yaitu kerja sama lintas kementerian, melakukan penyesuaian platform internasional, mekanisme hukum dan pendidikan masyarakat. (Foto: CNA)

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) beberapa tahun terakhir ini menimbulkan banyak intormasi palsu atau informasi yang membingungkan, Legislator dari partai berkuasa Partai Progresif Demokratik Michelle Lin (林楚茵) pada hari ini (17/3) dalam keprihatinan Yuan Legislatif terkait perang kognitif Tiongkok terhadap Taiwan, mengemukakan bahwa Partai Komunis Tiongkok menggunakan AI untuk membuat informasi palsu dan mengganggu jalannya demokratis masyarakat, untuk itu menginterpelasi tim administratif apakah sudah ada tindakan tanggapan khusus. Menteri Urusan Daratan Tiongkok Chiu Chui-cheng (邱垂正) menyampaikan, pemerintah telah mengupayakan dalam empat arahan yaitu kerja sama lintas kementerian, melakukan penyesuaian platform internasional, mekanisme hukum dan pendidikan pengetahuan masyarakat.

 

Beberapa tahun terakhir ini kemajuan dan perkembangan kecerdasan buatan sangat pesat, tetapi hal ini juga mengakibatkan risiko timbul banyakan dan menyebarluas dengan cepatnya informasi palsu. Legislator DPP Michelle Lin hari ini (17/3) di Yuan Legislatif melontarkan, tindakan intervensi Tiongkok terhapat Taiwan semakin lama semakin meningkat, terus menerus membuat informasi palsu melalui AI mengganggu pemilu dan opini publik Taiwan dan Jepang serta negara-negara demokrasi lainnya.

 

Michelle Lin menyampaikan, Tiongkok melalui perusahaan informatika, perusahaan hubungan masyarakat atau tentara netter untuk memanipulasi opini public dari keseharian masyarakat Taiwan, Berdasarkan statistik lembaga keamanan nasional, ada penambahan sekitar 17 ribu an akun abal-abal dalam setahun dan 155 ribu informasi yang diragukan, hal ini memperlihatkan semakin meluasnya tindakan manipulasi yang dilakukan, juga melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga publik, untuk itu meminta tim Yuan Legislatif untuk memberikan penjelasan tindakan dan kebijakan nyata yang telah dilakukan.

 

Menteri Urusan Tiongkok Chiu Chui-cheng merespons, akun palsu dan video pendek yang dibuat oleh robot, serta tindakan manipulasi terkait APP dari Tiongkok, tentu memengaruhi kebebasan demokrasi Taiwan, bahkan dari kehidupan sehari-hari hingga pemberian suara pemilu, semua ini mungkin telah memengaruhi penalaran masyarakat.

 

Ia menyampaikan, menghadapi perang kognitif yang serius seperti ini, saat ini pemerintah melakukan tindakan dengan empat arahan penting, pertama adalah kerja sama lintas instansi dan kementerian, untuk “langsung membeberkan” apabila menghadapi informasi palsu, agar masyarakat dapat segera memahami kebenaran informasi, tetapi Chiu Chui-cheng juga dengan jujur menyampaikan, ada kesulitan dalam penelusuran, untuk itu membutuhkan kerja keras bersama dari tiap-tiap instansi. Kedua adalah menghadapi perusahaan platform online multinasional seperti Google, Meta, LINE dan lainnya yang harus bersama-sama mengurangi penyebaran informasi palsu melalui mekanisme kerja sama internasional.

 

Ketiga, pemerintah juga telah mengusulkan sejumlah perangkat hukum untuk mengatur informasi palsu yang membahayakan keamanan nasional dan masyarakat. Terakhir memperkuat pendidikan masyarakat termasuk keamanan internet, kesadaran keamanan data dan lainnya, menghindari masyarakat dipengaruhi oleh informasi palsu.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解