Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Menhan Wellington Koo: Tidak Mengesampingkan Penyelundupan Perahu Kecil Ke Taiwan Disisipkan dalam Skenario Simulasi Latihan

19/09/2024 14:41
Penulis & Editor: 鄭蕙玲
petugas coastguard menahan warga Tiongkok yang mencoba menyelundup masuk Taiwan di kawasan perairan New Taipei (foto: coastguard)
petugas coastguard menahan warga Tiongkok yang mencoba menyelundup masuk Taiwan di kawasan perairan New Taipei (foto: coastguard)

(Taiwan, ROC) – Baru-baru ini terjadi insiden di mana warga Tiongkok dengan perahu dan berusaha menyelundup masuk ke pantai Taiwan. Terkait dengan hal ini, Menteri Pertahanan Wellington Koo (顧立雄) menyampaikan, bahwa hal ini merupakan sebuah metode memasuki zona abu-abu yang dikombinasikan dengan operasi kognitif. Militer nasional harus memperkuat diri dan meninjau kekurangan yang ada, bekerja sama dengan unit patroli maritim untuk mengatasinya. Koo juga menekankan, bahwa Taiwan harus memberi tahu dunia, bahwa Tiongkok lah yang dengan sengaja melemahkan status quo perdamaian di Selat Taiwan dan tindakan Tiongkok akan dimasukkan dalam skenario operasional latihan militer, sebab jika terjadi konflik, respons waktunya tidak akan selama waktu yang dipikirkan di masa lalu.

 

Wellington Koo menyampaikan, bahwa sulit untuk mendeteksi perahu yang relatif sederhana dan kecil ini. Di masa depan, Penjaga Pantai akan meningkatkan peralatan pertahanan dan kemampuan pencarian untuk perbatasan pertahanan. Berdasarkan insiden ini, tidak tertutup kemungkinan bahwa hal ini dilakukan Tiongkok untuk memata-matai atau bermaksud mencoba. Wellington Koo mengatakan, “tidak tertutup kemungkinan merupakan perang kognitif dan kemudian menggunakannya sebagai metode memasuki zona abu-abu. Kami harus meninjau kekurangan di semua aspek dan mengambil tindakan yang tepat. Penjaga Pantai juga telah menandatangani perjanjian dengan kami dan akan bekerja sama menangani keadaan darurat ini.”

 

Selain itu, pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) yang semakin dekat membuat dunia luar khawatir dengan hasil pemilu yang akan berdampak pada situasi di Selat Taiwan. Wellington Koo menekankan, bahwa Tiongkok akan terus menggunakan metode formal ataupun informal untuk menyerang Taiwan dan perilaku ini tidak akan berubah karena hasil Pemilu AS.

 

Ia pun menyampaikan, menghadapi ancaman Tiongkok, Taiwan harus memberi tahu dunia bahwa Tiongkok adalah perusak perdamaian di Selat Taiwan. Di saat yang sama, sebagai tanggapan, langkah-langkah Tiongkok juga akan dimasukkan ke dalam skenario operasional tentara nasional dan respons simulasi pelatihan. Wellington berkata, “kami menggunakan berbagai latihan untuk verifikasi apakah kami dapat mengatasi kemungkinan ‘beralih dari latihan ke kinerja, dari latihan ke pertempuran’. Kami juga akan menggunakan situasi latihan militer lain untuk mengembangkan berbagai skenario, karena waktu reaksi kita mungkin tidak selama yang kita bayangkan di masa lalu, sehingga kita harus segera merespons jika situasi memburuk.”

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解