(Taiwan, ROC) --- Guna membantu pengusaha Taiwan untuk merekrut tenaga terampil profesional, Kantor Perwakilan ROC (Republik Tiongkok) di Sao Paulo menggelar kegiatan perekrutan di Pusat Inovasi Universitas Sao Paulo pada tanggal 6 Juni 2023.
Dalam kegiatan ini juga memperkenalkan platform daring bernama Contact Taiwan, yang berfungsi untuk menjaring para tenaga berbakat. Ini adalah platform yang dikembangkan oleh Kementerian Ekonomi.
Kepala Perwakilan ROC di Sau Paulo, Feng Kwang-chung (馮光中) hadir dan memberikan pidato pembukaannya. Ia menyampaikan, ini adalah kerja sama kedua antara pihaknya dengan Universitas Sau Paulo (USP), setelah sebelumnya kedua belah pihak menggelar kegiatan serupa pada tahun 2022.
Taiwan saat ini membutuhkan tenaga profesional dunia untuk memperluas cakupan pasar yang ada. Apalagi sektor semikonduktor Taiwan menempati posisi terdepan dunia, serta Taiwan terus mengembangkan penciptaan ekosistem industri informasi komunikasi yang lengkap dan berkelanjutan.
Feng Kwang-chung menyambut baik dan mengajak para pelajar USP untuk datang ke Taiwan mengembangkan karier mereka, atau bergabung dengan perusahaan Taiwan yang terdapat di sana.
Wakil Kepala Kantor Kerja Sama Internasional USP, Marly Barbinski, juga hadir dalam upacara pembukaan kemarin. Ia menyampaikan, pihak sekolah bersedia untuk memperdalam kerja sama dengan Taiwan, dengan harapan dapat memberikan kesempatan bagi pelajar setempat untuk memiliki prospek masa depan yang lebih cemerlang.
Kegiatan perekrutan di USP tersebut juga dihadiri oleh beberapa perwakilan perusahaan Taiwan, misal Foxconn, Askey, Delta Electronics, Wistron, Compal, Asus, Johnson Fitness, Shini Plastics, Xu Yuan Packaging dan Taitra di Brasil. Jumlah peserta yang datang dalam acara bersangkutan mencapai 140 orang, mereka juga terlihat saling bertukar informasi dan kartu nama.
Guna menarik bakat terampil, maka pemerintah Taiwan telah meluncurkan kebijakan insentif, seperti Employment Gold Card dan peraturan ramah pajak. Platform perekrutan tenaga terampil, Contact Taiwan, yang dikembangkan oleh MOE, juga berhasil menarik minat para pelaku usaha Taiwan untuk menjaring pekerja profesional.
Salah satu lembaga survei pendidikan tinggi asal Inggris, Quacquarelli Symonds(QS)merilis Daftar Universitas Terbaik Dunia untuk periode tahun 2023, dan USP berada di urutan 115. Angka tahun ini ternyata lebih baik dari tahun 2022, yang berada di peringkat 121.
Sedangkan untuk kategori institut teknologi, maka USP berada di urutan 68 dunia, dan untuk kategori ilmu komputer dan sistem informasi, USP diketahui berhasil duduk di peringkat 86 dunia.
Brasil adalah negara terbesar di Amerika Tengah dan Selatan, dengan pangsa pasar mencapai 200 juta orang. Jika dibandingkan dengan negara Amerika Tengah dan Selatan lainnya, maka perkembangan industri di Sau Paolo adalah yang termaju.
Keputusan pengusaha Taiwan untuk mendirikan cabang mereka di Brasil, selain dapat menikmati beberapa kebijakan menguntungkan dari pemerintah setempat, maka mereka juga memiliki peluang untuk menggali potensi pasar Sau Paulo yang menjanjikan.
Menurut data dari Komite Peninjauan Investasi dari Kementerian Ekonomi, hingga akhir tahun 2022, ada 39 proyek yang sudah diinvestasikan pengusaha Taiwan di Brasil, dengan nilai investasi mencapai US$ 451,04 juta.