Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Harga Emas Anjlok Picu Demam Pembelian, Satu Toko Emas di Taipei Diserbu Antrean Panjang  

23/03/2026 13:27
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Harga Emas Anjlok Picu Demam Pembelian, Satu Toko Emas di Taipei Diserbu Antrean Panjang (Unsplash)
Harga Emas Anjlok Picu Demam Pembelian, Satu Toko Emas di Taipei Diserbu Antrean Panjang (Unsplash)

Penurunan tajam harga emas internasional yang dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah telah memicu gelombang aksi beli di kalangan masyarakat Taiwan. Fenomena menimbun emas ini menjadi sorotan ketika sebuah foto yang menunjukkan antrean luar biasa panjang di salah satu toko emas di Distrik Zhongshan, Taipei, viral di media sosial. Pemandangan tersebut kontras secara drastis dengan kondisi sepi di toko-toko sekitarnya, menimbulkan pertanyaan mengenai daya tarik khusus toko tersebut.

Berdasarkan penuturan para pelanggan di media sosial, popularitas toko emas tersebut bukan tanpa alasan. Toko ini dikenal menawarkan harga beli dan jual yang lebih kompetitif dibandingkan toko lain. Faktor kunci yang paling menarik bagi konsumen adalah kebijakan toko yang tidak memotong biaya susut atau kerusakan saat menerima emas murni. Selain itu, transparansi harga yang mengikuti papan pengumuman secara langsung memberikan keuntungan lebih bagi konsumen, baik saat membeli maupun menjual.

北市一間銀樓的排隊人龍從門口一路到轉角,看不到隊伍的末端。(圖/中山區大小事網友@金正帆授權提供)

Antrean luar biasa panjang di salah satu toko emas di Distrik Zhongshan, Taipei, viral di media sosial. Foto: YAHOO

Fenomena ini juga memicu diskusi menarik mengenai preferensi masyarakat terhadap emas fisik dibandingkan instrumen investasi emas digital seperti tabungan emas. Sejumlah warganet berpendapat bahwa kepemilikan emas fisik memberikan rasa aman yang tidak tergantikan, terutama dalam skenario krisis ekstrem seperti perang atau keruntuhan ekonomi. Dalam kondisi darurat, emas fisik dianggap sebagai satu-satunya aset yang bernilai universal untuk ditukar dengan kebutuhan pokok, sementara aset digital atau tabungan emas berisiko tidak dapat diakses.

Koreksi harga emas global belakangan ini memang terbilang signifikan. Pekan ini, harga emas telah terakumulasi turun sebesar 11%, mencatatkan penurunan mingguan terbesar sejak tahun 1983 dan sempat jatuh di bawah level US$4.500 per ons. Di pasar domestik, harga papan tabungan emas Bank of Taiwan juga mencatatkan rekor terendah baru sejak awal Februari, memberikan momentum bagi masyarakat untuk melakukan aksi beli di tengah ketidakpastian global.

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解