Menghadapi konflik di Timur Tengah yang mengakibatkan pasang naik nya harga bahan bakar minyak, ketika menerima wawancara khusus dari media Colombia Amerika Serikat, Wakil Menteri Luar Negeri Chen Ming-chi (陳明祺) manyampaikan, sumber energi Taiwan sangat bergantung impor dari Timur Tengah, nantinya akan seperti negara-negara lainnya yang akan menghadapi kenaikan harga sumber energy yang akan menimbulkan tekanan pada ekonomi, apabila hal terkait masih terus berlangsung, maka pengaruhnya terhadap perekonomian akan semakin terasa. Pemerintah Taiwan telah membangun mekanisme terkait, berupaya untuk membantu agar gelombang naik harga sumber energy internasional terhadap masyarakat dan produsen tidak terlalu besar, dan terus mempertimbangkan berbagai pilihan alternative sumber energy, untuk menyeimbangkan kestabilan sumber energi secara keseluruhan.
Kementerian Luar Negeri hari ini (24/3) mengeluarkan penjelasan khusus. Cheng Ming-chi mengemukakan, situasi yang terjadi sekarang ini menunjukkan pentingnya diversifikasi sumber energi, Taiwan sedang agresif mempromosikan keragaman penyediaan sumber energy, dan terus mencari sumber penganti untuk menekan ketergantungan terhadap satu kawasan tertentu saja, dan Taiwan akan menambah pembelian gas alam cair dari Amerika Serikat, dengan memperkuat pasokan yang stabil dan aman.
Kemenlu beranggapan, isi dari wawancara khusus ini dapat membantu masyarakat internasional dapat mengerti bagaimana hantaman geopolitik yang dihadapi oleh Taiwan.