Kemarin (25/3) Yuan Legislatif meninjau rancangan Undang-Undang Pertahanan Nasional Khusus, dan Wakil Presiden Hsiao Bi-khim mengatakan, dalam menghadapi berbagai tantangan, Taiwan harus menunjukkan tekadnya untuk menjaga demokrasi dan keamanan. Taiwan dan AS pada dasarnya telah bertransformasi menjadi “mitra industri pertahanan”, dan sumber daya akan diinvestasikan secara tepat untuk kemampuan perang asimetris dan pengembangan platform yang otonom. Ia berharap anggaran pengadaan pertahanan Yuan Eksekutif akan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat dan Yuan Legislatif.
Saat Wapres Hsiao menghadiri “AI EXPO Taiwan 2026”, memahami secara mendalam terkait perkembangan terbaru Taiwan dalam industri AI. Ia memuji acara tersebut karena membangun jalur teknologi yang lengkap mulai dari infrastruktur komputasi dan aplikasi industri hingga penelitian dan pengembangan teknologi mutakhir, yang menunjukkan daya saing inti Taiwan secara global.
Mengenai versi RUU Pertahanan Nasional Khusus dari Yuan Eksekutif senilai NT$ 1,27 trilyun dan versi partai oposisi, saat ini sedang ditinjau oleh Yuan Legislatif. Wapres Hsiao mengatakan, situasi geopolitik global saat ini bergejolak dan tidak stabil, dan komunitas internasional berharap untuk berinvestasi lebih banyak dalam pertahanan dan keamanan nasional untuk memperkuat kemampuan pertahanan diri.
Wapres Hsiao mengatakan, setiap negara sepanjang sejarah telah mengejar tujuan kekayaan nasional dan kekuatan militer. Menghadapi berbagai tantangan, Taiwan harus menunjukkan tekadnya untuk melindungi demokrasi dan keamanannya. Anggaran pertahanan Yuan Eksekutif yang diusung melalui diskusi jangka panjang dengan mitra keamanannya, Amerika Serikat, yang mengidentifikasi program-program yang harus diprioritaskan Taiwan untuk investasi pada tahap ini. Wapres Hsiao berharap semua program akan mendapat dukungan dari masyarakat dan Yuan Legislatif.
Lebih lanjut, Wakil Presiden memposting di jejaring sosial Facebook kemarin malam dan menyampaikan bahwa, ketika seluruh dunia secara aktif membangun ketahanan, Taiwan sama sekali tidak boleh melemahkan dirinya, Taiwan harus menunjukkan tekadnya untuk membela demokrasi dan kebebasan baru dapat memenangkan martabat dan dukungan berkelanjutan dari komunitas internasional.
Wapres Hsiao menekankan, anggaran pertahanan khusus ini tidak bekerja dalam kondisi tertutup, melainkan melalui diskusi Taiwan-AS dan negara-negara sahabat demokrasi dalam masa jangka panjang, maka menginventarisir program investasi prioritas. Kini Taiwan-AS bertransformasi menjadi “mitra industri pertahanan”, dengan sumber daya yang dialokasikan secara tepat untuk kemampuan perang asimetris dan pengembangan platform otonom, menyelaraskan keamanan Taiwan dengan standar internasional—sebuah manifestasi nyata dari saling percaya.
Wakil Presiden menekankan, yang lebih penting adalah cetak biru strategis yang komprehensif dan tak terpisahkan. Mulai dari tindakan menghadang, kemampuan perang asimetris hingga peningkatan rantai pasokan sipil, semua ini merupakan jaringan perlindungan dengan setiap mata rantai terhubung ke mata rantai berikutnya. Ini bukanlah menu yang bisa dipilih sesuka hati, tetapi program sistematis yang harus dipromosikan secara bersamaan. Investasi ini juga akan mendorong semua industri dan sektor, mengubah kemampuan inovasi dan manufaktur unggulan Taiwan menjadi nilai perlindungan nasional.