Delegasi Komite Pertahanan Keamanan Senat Eropa melakukan kunjungan ke Taiwan pada tanggal 30 Maret – 2 April 2026. Kementerian Luar Negeri hari ini (31/3) menyampaikan, ini merupakan kunjungan ke Taiwan perdana sejak “Komite Pertahanan Keamanan” menjadi komite tetap resmi Eropa pada tahun 2025, untuk itu Kementerian Luar Negeri menyampaikan sambutan hangat atas kedatangannya.
Kementerian Luar Negeri mengemukakan, selama kunjungan di Taiwan akan bertemu dengan Presiden Lai Ching-te (賴清德), dan menerima jamuan makan dari Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung, selain itu juga akan berkunjung ke Yuan Legislatif, Dewan Keamanan Nasional, Dewan Urusan Daratan Tiongkok, Kementerian Pertahanan Keamanan dan Lembaga Penelitian Pertahanan dan Keamanan Nasional, di samping itu juga mengatur rombongan delegasi untuk mendatangi Pusat Penelitian dan Pengembangan Drone AI Asia, Basis Angkatan Laut Zhouying. Rombongan delegasi juga akan berpartisipasi dalam simposium situasi kawasan Indo Pasifik, persiapan militer pertahanan nasional, keamanan kabel bawah laut, pencegahan informasi palsu dan pertahanan seluruh masyarakat.
Kementerian Luar Negeri menyampaikan rombongan delegasi ini dipimpin oleh Ketua Komite Pertahanan Keamanan Eropa, Marie-Agnes Strack-Zimmermann berkewarganegaraan Jerman, anggota delegasi terdiri dari Nicolas Pascual De La Parte dan Jose Cepeda (berkewarganegaraan Spanyol), Urmans Paet (Estonia), Martins Stakis (Latvia), Nikolas Farantouris (Yunani)
Kedatangan rombongan delegasi ini menunjukkan dukungan dan memandang pentingnya Taiwan.
Presiden Lai Ching-te saat menerima kedatangan rombongan delegasi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan kuat mereka pada Taiwan, seperti diloloskannya “Kebijakan Keamanan Bersama Luar Negeri” dan “Kebijaan Pertahanan Bersama” pada Januari lalu, tulisan resolusi kedua ini telah dilaporkan pada tahun 2025, menekankan kembali penolakan distorsi Tiongkok terhadap Resolusi Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) 2758, serta penggunaan kekuatan dan paksaan secara sepihak untuk mengubah status quo di Selat Taiwan.