Bagi sebagian besar orang, proses bangun di pagi hari seringkali menjadi sebuah siksaan. Ternyata, salah satu penyebab utamanya bisa jadi adalah pilihan nada dering alarm yang kurang tepat. Sebuah penelitian terbaru yang menganalisis ratusan jenis nada dering ponsel pintar mengungkap bahwa melodi dan frekuensi tertentu dapat secara signifikan membantu seseorang terbangun dengan lebih mudah dan segar. Sebaliknya, suara alarm yang melengking dan mengejutkan justru dapat memicu stres dan memperparah kondisi inersia tidur.
Penelitian yang dilakukan oleh lembaga audio visual Startle ini menemukan fakta mengejutkan bahwa lebih dari separuh nada dering bawaan pada perangkat iPhone berpotensi mengganggu sistem saraf penggunanya. Menurut psikolog dan pakar tidur, Ritz Birah, kondisi pening dan sulit sadar saat bangun tidur, atau yang dikenal sebagai inersia tidur, sangat dipengaruhi oleh cara seseorang dibangunkan. Suara alarm yang bernada tinggi dan terburu-buru akan memaksa tubuh masuk ke mode lawan atau lari, meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan hormon stres kortisol.
Memulai hari dengan kejutan fisiologis seperti ini, menurut Ritz Birah, akan membuat seseorang lebih mudah merasa kesal dan lamban sepanjang hari. Jika kondisi ini terjadi terus-menerus, efek inersia tidur dapat semakin parah, membuat otak semakin sulit mencapai tingkat kesadaran penuh. Alarm yang ideal seharusnya tidak mengagetkan, melainkan memandu otak untuk bangun secara alami melalui melodi yang lembut dengan volume yang meningkat secara bertahap.
Berdasarkan kriteria ilmiah, melodi yang mudah disenandungkan, frekuensi sekitar 500 Hertz, dan tempo sedang, penelitian ini menobatkan nada dering Sencha sebagai pilihan terbaik bagi pengguna iPhone.
Sencha memiliki melodi yang lembut dan mengalir dengan tempo sekitar 110 ketukan per menit, sangat ideal untuk membangunkan tubuh secara perlahan. Pilihan lain yang direkomendasikan adalah By the Seaside (Di Tepi Laut) dan Uplift (Angkat), sementara untuk pengguna Samsung, Synth Bell dinilai sebagai opsi terbaik.
Selain memilih nada dering yang tepat, para ahli juga menyarankan untuk membangun rutinitas pagi yang sehat. Menggunakan jam alarm matahari terbit yang mensimulasikan cahaya pagi, membuka tirai segera setelah bangun, minum air putih, dan mengambil napas dalam-dalam adalah beberapa cara untuk melawan inersia tidur.
Pada akhirnya, kombinasi antara alarm yang menenangkan dan jadwal tidur yang teratur adalah kunci utama untuk memulai hari dengan penuh semangat dan energi.