Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Pusat Penelitian Robotika AI Diresmikan, Presiden Lai Sampaikan Tiga Harapan

10/04/2026 16:05
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
Pusat Penelitian Robotika AI Diresmikan, Presiden Lai Sampaikan Tiga Harapan
Pusat Penelitian Robotika AI Diresmikan, Presiden Lai Sampaikan Tiga Harapan

(Taiwan, ROC) - Pemerintah sepenuhnya berkomitmen untuk mempromosikan "Sepuluh Proyek Konstruksi AI Baru," yang bertujuan untuk mentransformasi Taiwan dari negara manufaktur chip utama menjadi negara aplikasi AI utama.

Kini, dibukanya Pusat Penelitian Robotika AI oleh Institut Penelitian Terapan Nasional (NIAR) akan menerjemahkan "kekuatan komputasi otak" yang dahsyat ke dalam aplikasi nyata, membawa AI ke dalam kehidupan sehari-hari dan memperkenalkannya ke dalam manufaktur, perawatan kesehatan, transportasi, dan bidang lainnya.

Demikian ditegaskan oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德) melalui sambutannya saat menghadiri peresmian Pusat Penelitian Robotika AI di bawah NIAR pada hari Jumat (10 April).

Menurut kepala negara, robot tidak hanya melambangkan inovasi teknologi tetapi juga mewakili daya saing bangsa. Taiwan memiliki keunggulan industri yang lengkap, meliputi teknologi chip, komponen sensor, dan rantai pasokan mesin presisi, yang memberikan fondasi yang kokoh untuk mengembangkan industri robotika.

Presiden menyampaikan tiga harapan utama untuk pusat penelitian tersebut. Lai mengatakan, "Harapan saya adalah agar pusat penelitian ini dapat menjadi mesin penggerak penelitian dan pengembangan teknologi. Pusat penelitian ini akan menyediakan platform layanan penelitian robotika canggih berskala besar, yang berfungsi sebagai dukungan kuat bagi industri, akademisi, dan penelitian, mempercepat transisi teknologi mutakhir dari laboratorium ke verifikasi dan produksi massal, dan terus memperkuat integrasi Taiwan dalam teknologi robotika."

Presiden Lai lebih lanjut menekankan bahwa ia berharap pusat ini akan menjadi platform untuk konvergensi talenta lintas disiplin, meletakkan dasar bagi para talenta untuk tahap pembangunan Taiwan selanjutnya melalui kursus, pelatihan praktis, kompetisi, dan pertukaran internasional.

Pada acara yang sama, Ketua Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) Wu Cheng-wen (吳誠文) menyatakan bahwa Taiwan menghadapi tantangan seperti kekurangan tenaga kerja dan penuaan serta penurunan angka kelahiran. Dengan mempromosikan pengembangan industri robotika cerdas, fokusnya adalah mengembangkan robot cerdas berorientasi layanan dengan kemampuan persepsi dan kolaborasi.

Wu mengatakan bahwa pusat penelitian ini akan bertindak sebagai akselerator yang menghubungkan ekosistem robotika industri-akademisi-penelitian domestik dan internasional melalui penelitian kolaboratif lintas domain, kolaborasi dunia nyata, dan mekanisme berbagi sumber daya.

Menurutnya, hal ini akan selanjutnya membantu kolaborasi industri-akademisi-penelitian dalam melakukan penelitian yang berwawasan ke depan dan integrasi sistem, mengubah keunggulan Taiwan dari pasokan komponen menjadi daya saing sistemik yang komprehensif.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解