Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Presiden Lai Akan Melakukan Kunjungan Kenegaraan Pertama ke Eswatini, Berharap Mencapai Tujuan "Keamanan, Kemakmuran, dan Digitalisasi Bersama"

13/04/2026 16:44
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
Presiden Lai Akan Melakukan Kunjungan Kenegaraan Pertama ke Eswatini, Berharap Mencapai Tujuan "Keamanan, Kemakmuran, dan Digitalisasi Bersama"
Presiden Lai Akan Melakukan Kunjungan Kenegaraan Pertama ke Eswatini, Berharap Mencapai Tujuan "Keamanan, Kemakmuran, dan Digitalisasi Bersama"

(Taiwan, ROC) - Presiden Lai Ching-te (賴清德) akan secara pribadi memimpin delegasi untuk mengadakan kunjungan kenegaraan pertama ke Kerajaan Eswatini dari tanggal 22 hingga 27 April, untuk menghadiri serangkaian perayaan pada akhir April, termasuk peringatan 40 tahun kenaikan takhta Raja Mswati III dan ulang tahunnya yang ke-58.

Melalui sebuah konferensi pers di Istana Presiden pada hari Senin (13 April), juru bicara Kantor Kepresidenan Kuo Ya-hui (郭雅慧) menegaskan bahwa kunjungan yang dilakukan atas undangan resmi dari Eswatini tersebut juga bermakna menandai peringatan ke-58 terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara.

Kuo mengatakan, "Tema kunjungan ini adalah 'Taiwan dan Eswatini Merayakan Bersama, Bekerja Bergandengan Tangan untuk Kemakmuran Bersama,' melambangkan bahwa kedua negara dapat merayakan bersama pada momen bersejarah yang krusial, juga menunjukkan bahwa kedua belah pihak akan terus memperdalam kerja sama di jalan menuju kemakmuran dan menciptakan kesejahteraan bersama bagi rakyat kedua negara."

Menurut Kuo, Presiden Lai berharap kunjungan ini akan mencapai tiga tujuan yang saling menguntungkan. Yang pertama adalah "keamanan bersama," di mana kerja sama di masa depan akan mencakup pembangunan tangki penyimpanan minyak strategis untuk meningkatkan keamanan energi Eswatini dan mendorong pembangunan berkelanjutannya.

Yang kedua adalah "kemakmuran bersama." Di masa depan, Taiwan akan mempromosikan Taman Inovasi Taiwan di Eswatini, membantu bisnis Taiwan untuk berekspansi secara global, terhubung dengan pasar Afrika, menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi penduduk setempat, membangun kemitraan strategis yang solid dan saling menguntungkan, serta mempromosikan kemakmuran nasional.

Yang ketiga adalah "digitalisasi bersama." Taiwan merupakan pusat penting dalam rantai pasokan teknologi global, memiliki kemampuan semikonduktor dan TIK terkemuka di dunia. Fondasi ini akan digunakan untuk membantu Eswatini dalam mengimplementasikan sistem perawatan kesehatan cerdas dan telemedisin, mengatasi keterbatasan geografis, menjembatani kesenjangan digital, dan menjaga kesehatan masyarakat.

Berdasarkan agenda yang dirilis oleh Kantor Kepresidenan, delegasi yang menyertai kunjungan akan dipimpin bersama oleh Sekretaris Jenderal Kantor Kepresidenan Pan Meng-an (潘孟安) dan Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍), dijadwalkan berangkat pada tanggal 22 April dan kembali pada sore hari tanggal 27 April.

Selama kunjungan, Presiden Lai akan bertemu dengan Raja Mswati III untuk bertukar pandangan mengenai proyek kerja sama bilateral dan isu-isu internasional penting, dan menampilkan tekad serta komitmen Taiwan di panggung dunia dan semangatnya untuk bekerja sama dengan negara-negara sahabat demi kemakmuran bersama.

Mengenai pertanyaan media tentang pemimpin negara mana yang diharapkan akan ditemui Presiden Lai selama kunjungannya ke Eswatini, Wakil Menteri Luar Negeri Wu Chih-chung (吳志中) yang juga menghadiri konferensi pers menyatakan bahwa saat menghadiri perayaan ulang tahun Raja Mswati III, Presiden Lai tentu saja akan bertemu dengan kepala negara lain untuk bertukar pandangan tentang isu-isu terkait; tapi Wu tidak menyenggol siapakah yang akan ditemui.

Perihal apakah akan ada persinggahan transit, Wu menegaskan bahwa perjalanan kepala negara berpegang pada prinsip kenyamanan, keamanan, kemudahan, dan martabat, dan untuk kunjungan kali ini, Presiden Lai akan terbang langsung ke Eswatini tanpa transit dan tidak akan melintasi kawasan Timur Tengah.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解