Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Tiongkok Umumkan 10 Kebijakan terhadap Taiwan; Kantor Kepresidenan: Jika Tulus, Tiongkok Seharusnya Berkonsultasi dengan Pemerintah Taiwan

13/04/2026 16:46
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
Tiongkok Umumkan 10 Kebijakan terhadap Taiwan; Kantor Kepresidenan: Jika Tulus, Tiongkok Seharusnya Berkonsultasi dengan Pemerintah Taiwan
Tiongkok Umumkan 10 Kebijakan terhadap Taiwan; Kantor Kepresidenan: Jika Tulus, Tiongkok Seharusnya Berkonsultasi dengan Pemerintah Taiwan

(Taiwan, ROC) - Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara Tiongkok mengumumkan sepuluh kebijakan terhadap Taiwan pada hari Minggu (12 April), bertepatan dengan waktu berakhirnya kunjungan Ketua Partai Kuomintang (KMT) Cheng Li-wen (鄭麗文) ke Tiongkok.

Kesepuluh kebijakan tersebut mencakup mendorong dimulainya kembali perjalanan independen ke Taiwan bagi penduduk Shanghai dan Fujian; mendukung dimulainya kembali sejumlah rute penerbangan lintas selat; memfasilitasi impor produk pertanian dan perikanan Taiwan ke Tiongkok; dan mengizinkan impor drama dan dokumenter Taiwan untuk disiarkan di Daratan Tiongkok.

Menanggapi langkah-langkah yang diumumkan oleh Tiongkok, juru bicara Kantor Kepresidenan, Kuo Ya-hui (郭雅慧) menegaskan pada hari Senin bahwa pemerintah Taiwan selalu mendukung pertukaran lintas selat yang sehat dan tertib, asalkan keamanan nasional, kepentingan rakyat, dan industri dipertimbangkan.

Kuo Ya-hui menyatakan bahwa Tiongkok secara rutin menggunakan pertukaran lintas selat sebagai alat dan manuver politik yang malah telah merugikan petani, nelayan, dan industri Taiwan.

Kuo mengatakan, "(Tiongkok) menggunakan manuver politik untuk 'melakukan penutupan dan pembukaan sesuka hati, menyesuaikan dan membuka secara selektif.' Praktik-praktik tersebut telah menyebabkan kerugian tertentu pada struktur industri, petani serta nelayan kita. Jika ada niat tulus untuk melakukan pertukaran lintas selat, kami berharap untuk kembali ke saluran yang ada dan berkonsultasi secara resmi dengan otoritas pemerintah terkait. Ini adalah cara terbaik agar perkembangan hubungan lintas selat di masa depan dapat berjalan dengan sehat dan tertib."

Sementara itu, menanggapi isu yang sama, KMT mengumumkan akan membentuk kelompok kerja untuk berkoordinasi dengan Tiongkok dalam mendorong berbagai tugas, dan mengimbau pemerintah untuk tidak menghalangi proses tersebut.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解