Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Prinsip “Kebijakan Satu Tiongkok”, Wamenlu Chen: Tidak Diakui Negara-negara Besar di Dunia

15/04/2026 14:31
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Prinsip “Kebijakan Satu Tiongkok”, Wamenlu Chen: Tidak Diakui Negara-negara Besar di Dunia (Rti)
Prinsip “Kebijakan Satu Tiongkok”, Wamenlu Chen: Tidak Diakui Negara-negara Besar di Dunia (Rti)

Menanggapi respons Kementerian Luar Negeri Tiongkok terhadap sistem digitalisasi keimigrasian Korea Selatan yang mengadopsi “Kebijakan Satu Tiongkok”, saat sidang interpelasi Komite Luar Negeri Yuan Legislatif pada hari Rabu ini (15/4), Wakil Menteri Luar Negeri Chen Ming-chi(陳明祺) menyampaikan, apa yang dimaksud “Kebijakan Satu Tiongkok” oleh Daratan Tiongkok, tidak diakui oleh negara-negara besar di dunia, akan tetapi pihak Tiongkok malah mengklaim ini sebagai konsensus, benar-benar sangat tidak masuk akal.

Sejak Februari tahun lalu, pada kolom “lokasi keberangkatan” dan “destinasi selanjutnya” pada sistem kartu kedatangan elektronik Korea Selatan, menggunakan istilah “China (Taiwan)” untuk Taiwan, dinilai tidak pantas, kemudian Kementerian Luar Negeri Daratan Tiongkok kemarin (14/4) merespons isu tersebut dan menyampaikan, Taiwan adalah bagian dari Tiongkok, diberi keterangan “China (Tiongkok)” adalah hal yang wajar, juga mengharapkan pemerintah Korea Selatan sepenuhnya memahami isu Taiwan menyangkut apa yang dirasakan oleh 1,4 milyar masyarakat Tiongkok, dan berpegang teguh pada prinsip “Kebijakan Satu Tiongkok”.

Wamenlu Chen Ming-chi saat wawancara dalam sidang Yuan Legislatif hari ini (15/4) mengatakan, permasalahan Taiwan menyangkut kepentingan seluruh dunia, sangat penting bagi dunia, Republik Tiongkok Taiwan dan Republik Rakyat Tiongkok tidak saling berafiliasi, juga menjadi fakta yang diakui secara universal. Wamenlu Chen Ming-chi mengatakan, “Yang dimaksud dengan prinsip “Kebijakan Satu Tiongkok”, apa dasarnya tidak diakui oleh negara-negara besar dunia, Tiongkok sendiri mengklaim dan mengemas usulannya sendiri sebagai satu konsensus, benar-benar sangat lucu sekali”.

Berkaitan dengan isu sistem kartu kedatangan elektronik Taiwan-Korea Selatan, Wamenlu Chen Ming-chi mengatakan, pihak Korea memegang prinsip penyederhanaan prosedur, membatalkan kolom “lokasi keberangkatan” dan “destinasi selanjutnya”, dan Taiwan beranggapan ini adalah suatu pendekatan, namun pihanya tetap akan memantau hal terkait penyebutan Taiwan dalam kartu kedatangan bagi warga asing, posisi Taiwan terkait permasalahan ini telah disampaikan kepada Korea Selatan dan mengharapkan, kedua belah pihak melakukan perbaikan pragmatis berdasarkan pada kemitraan bilateral dan hubungan masyarakat antar kedua belah pihak.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解