Pers konferensi Penghargaan Sastra Migran ke-11 yang berlangsung pada tanggal 14 April 2026 menandai dimulainya pengumpulan karya untuk kegiatan yang berlangsung selama 11 tahun. Selama 10 periode berlangsungnya kegiatan sebelummya telah berhasil mengumpulkan 3 ribu lebih karya, menjadikan catatan kehidupan para migran di Taiwan sebagai aset budaya berharga Taiwan. Pelopor Penghargaan Sastra Migran, Chang Cheng (張正) berterima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan sehingga ia baru dapat berjalan hingga sekarang ini. Untuk tahun ini juga bertambah kategori “Resonansi Pulau – Penghargaan Khusus Family Mart”, memberikan dukungan kepada para migran di Taiwan untuk mengamatai dan berinteraksi dengan warga Taiwan.
Sejak pertama kali dipelopori pada tahun 2014, Penghargaan Sastra Migran telah menjadi ajang bagi Migran Asia Tenggara di Taiwan untuk menyalurkan suaranyan, selama 10 tahun keberlangsungan dari kegiatan ini telah mengumpulkan hasil yang berlimpah, juga membuktikan bahwa teman-teman migran dari berbagai negara-negara yang berjauhan dapat hidup bersama di pulau ini, dengan adanya jendela menyalurkan inspirasi, dengan menggunakan tulisan untuk menceritakan suara dan isi hati, serta agar semakin banyak orang yang melihat keberadaan mereka.
Lokasi penyelenggaraan pers konferensi Penghargaan Sastra Migran ke-11 memilih Classroom di Gongguan. Pelopor Penghargaan Sastra Migran, Chang Cheng menyampaikan, jalan Dingzhou ini merupakan kawasan jalan Asia Tenggara pada awal dulu, memilih tempat yang dulu adalah bioskop Asia Tenggara mengumumkan dimulainya pengumpulan karya sastra migran memberikan makna khusus, Chang Cheng berharap dapat memberikan sedikit kontribusi bagi catatan sejarah kontemporer Taiwan melalui tulisan-tulisan ini.
Mengenai pekerja migran dari India yang belakangan ini menjadi topik pembicaraan, Chang Cheng juga secara khusus menyampaikan, mungkin masyarakat Taiwan bias lebih terbuka dalam memandang budaya yang belum dikenalnya, dengan demikian baru dapat terus melangkah ke depan.
Chairman GrX STUDIO Tang Sheng-jun (湯昇榮) menyampaikan, GrX Studio dengan serial televise “The Outlow Doctor (化外之醫)” yang mengisahkan dokter “gelap” asal dari Vietnam yang diperankan langsung oleh aktor Vietnam berhasil meraih Penghargaan Lonceng Emas tahun 2025 untuk kategori “Pemeran Pria Terbaik”, menunjukkan potensi besar dalam mentransformasikan kisah para pekerja migran menjadi IP film dan televisi, tahun ini ia juga merencanakan untuk memasukkan konten Penghargaan Sastra Migran ke dalam kisah yang baru agar semakin banyak pekerja migran dapat menyaksikannya.
Bersamaan dengan itu, dalam Penghargaan Sastra Migran kali ini juga menambahkan kategori penghargaan baru “Resonansi Pulau - Penghargaan Khusus Family Mart” yang disponsori oleh Family Mart, menekankan bahwa pekerja migran bukan lagi hanya numpang lewat saja, melainkan juga menjadi mitra dalam menentukan masa depan Taiwan.
Pengumpulan Penghargaan Sastra Migran ke-11 berlangsung mulai 14 April dan berakhir hingga 20 Mei 2026, terbuka bagi semua pekerja migran, imigran baru dan generasi kedua migran di seluruh dunia untuk menuangkan kisah cerita dalam tulisan baik itu berupa puisi, cerita pendek dan lainnya dengan maksimal 3 ribu kata. Panitia penyelenggara berharap ajang ini tidak hanya menjadi ajang sastra di Taiwan saja, melainkan juga gerakan sosial sebagai bentuk rasa hormat, toleransi, dan simbiosis.