Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Makin Mahal dan Kurang Jadwal Penerbangan, Biaya Tiket Pesawat Akan Naik

16/04/2026 15:33
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Makin Mahal dan Kurang Jadwal Penerbangan, Biaya Tiket Pesawat Akan Naik  (Unsplash)
Makin Mahal dan Kurang Jadwal Penerbangan, Biaya Tiket Pesawat Akan Naik (Unsplash)

Mimpi untuk menikmati liburan di luar negeri kini harus berhadapan dengan realitas pahit di tengah gejolak geopolitik global. Eskalasi konflik di Timur Tengah telah memicu lonjakan harga minyak dunia, yang dampaknya kini dirasakan langsung oleh para calon pelancong dalam bentuk kenaikan harga tiket pesawat yang signifikan dan penyusutan jadwal penerbangan.

Maskapai penerbangan nasional Taiwan telah menaikkan biaya tambahan bahan bakar, yang secara otomatis mengerek biaya paket tur wisata. Pada saat yang sama, sebagai strategi untuk menekan kerugian, maskapai mulai melakukan pengurangan dan penggabungan jadwal penerbangan.

Fenomena ini menciptakan hantaman ganda berupa tiket yang semakin mahal dan kursi yang semakin langka.

Pukulan pertama bagi kantong wisatawan datang dari kenaikan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) yang diberlakukan sejak 7 April 2026. Untuk rute jarak pendek, biaya tambahan ini melonjak dari US$17,5 menjadi US$45 per orang per sektor penerbangan.

Sementara untuk rute jarak jauh, kenaikannya lebih drastis, dari US$45,5 menjadi US$117. Jika dihitung untuk tiket pulang-pergi, seorang wisatawan rute jarak pendek harus merogoh kocek ekstra sekitar NT$1.754, sedangkan penumpang rute jarak jauh harus menanggung beban tambahan yang sangat signifikan, mencapai NT$4.566. Angka ini bukanlah nominal yang kecil, terutama bagi keluarga atau pelancong dengan anggaran terbatas.

Kenaikan biaya operasional maskapai ini secara langsung diteruskan kepada konsumen melalui penyesuaian harga paket tur oleh agen-agen perjalanan. Cola Tours memperkirakan biaya tur rute pendek akan naik sekitar NT$2.000, sementara rute panjang bisa mengalami kenaikan antara NT$3.000 hingga NT$5.000.

Lifetour bahkan memberikan evaluasi yang lebih tinggi, dengan potensi kenaikan hingga NT$10.000 untuk sebagian tur rute jarak jauh yang berangkat setelah bulan April. Meskipun harga naik, ironisnya permintaan justru tidak surut. Lion Travel melaporkan bahwa pesanan tur mereka sejak bulan Maret telah tumbuh sekitar 15% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan visibilitas pesanan yang bahkan telah mencapai akhir tahun, menunjukkan betapa tingginya hasrat masyarakat untuk bepergian pasca-pandemi.

Pukulan kedua datang dari sisi pasokan. Menghadapi lonjakan harga avtur yang meroket hingga 122% dibandingkan sebelum konflik Timur Tengah pecah, maskapai penerbangan terpaksa mengambil langkah efisiensi yang menyakitkan, yakni mengurangi jadwal penerbangan.

Data dari Administrasi Penerbangan Sipil (CAA) menunjukkan bahwa pada bulan Mei, jumlah penerbangan yang dibatalkan per minggu meningkat tajam menjadi 52,6 penerbangan, atau sekitar 1,7% dari total jadwal. Pembatalan ini didominasi oleh rute-rute Asia Tenggara, yang dinilai memiliki tingkat keterisian penumpang yang lebih lemah sehingga tidak lagi menguntungkan secara ekonomis di tengah biaya operasional yang membengkak.

Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) secara terus terang mengakui tidak dapat memaksa maskapai untuk tidak mengurangi jadwal.

Kombinasi antara harga yang melambung dan ketersediaan kursi yang menyusut ini telah memicu kecemasan di kalangan konsumen. Sesaat setelah pengumuman kenaikan biaya tambahan bahan bakar, terjadi lonjakan drastis dalam volume pencarian dan pembelian tiket di berbagai platform.

Banyak wisatawan yang bergegas mengamankan tiket untuk rencana perjalanan liburan musim panas mereka. Fenomena ini menyebabkan kursi-kursi dengan harga promo ludes dalam sekejap, dan harga tiket untuk destinasi populer pun terkerek naik dengan cepat.

Kini, para pelancong dihadapkan pada dilemma, yakni membayar lebih mahal atau berisiko kehabisan tiket sama sekali.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解