Sejak munculnya energi nuklir, limbah nuklir menjadi satu permasalahan sulit yang belum terselesaikan, terdapat hampir 400 ribu ton limbah nuklir di dunia ini, 2/3 di antaranya masih berada di penempatan sementara. Fasilitas pembuangan limbah nuklir, Onkalo akan segera melakukan uji coba pengoperasiannya, diperkirkaan pada April ini sudah bisa mendapat izin secara resmi dan akan menjadi tonggak penting dalam sejarah tenaga listrik nuklir.
Onkalo yang merupakan fasilitas pembuangan akhir bahan bakar nuklir bekas pertama di dunia yang terletak di pulau Olkiluoto, Finlandia memiliki 3 pembuangan dari 5 pembuangan yang ada di Finlandia. Sejak pergerakan limbah nuklir pada tahun 2004, biaya pembangunan saja sudah mengucurkan Euro 1 miliar, sementara untuk pengoperasian dan penyimpanan selama 100 tahun membutuh biaya sebesar Euro 4 miliar, semua modal ini akan dikeluarkan oleh 2 perusahaan nuklir Finlandia dan akan dipunggut melalui tagihan listrik berdasarkan jumlah penggunaan listrik selama beberapa dekade ke depan.
Penyelesaian untuk limbah batang bahan bakar nuklir yang telah digunakan melalui proses dengan terlebih dulu memasukan ke dalam pabrik tertutup bawah tanah, dimasukan dengan menggunakan drone melalui saluran sepanjang 430 meter, ditanamkan pada tanah yang dilapisi dengan granit berusia 1,9 miliar tahun. Kapasitas penampungan sebesar 6500 ton, yang dapat menampung limbah nuklir dari pembangkit listrik tenaga nuklir di Finlandia. Pengoperasian dari fasilitas pembuangan nuklir ini dapat berlangsung hingga tahun 20120, setelah itu saluran jalan akan ditutup dan tidak akan dibuka lagi.