Salah satu proyek infrastruktur transportasi paling dinantikan di Kota New Taipei akhirnya selangkah lebih dekat menuju peresmian. Jembatan Danjiang, yang menghubungkan kawasan Tamsui dan Bali melintasi muara Sungai Tamsui, pada Jumat (17/4) membuka area badan jembatan bagi masyarakat untuk merasakan pengalaman berjalan di atasnya sebelum jembatan resmi beroperasi pada 12 Mei 2026 mendatang.
Acara tersebut menarik sekitar 5.000 warga dari kedua kawasan yang telah mendaftar terlebih dahulu untuk berpartisipasi, menjadikannya salah satu topik kehidupan yang paling banyak diperbincangkan di wilayah tersebut dalam waktu belakangan ini.
Bagi banyak warga Tamsui dan Bali, kesempatan ini merupakan momen yang telah lama ditunggu-tunggu. Selama bertahun-tahun, mereka hanya dapat menyaksikan proses pembangunan Jembatan Danjiang dari kejauhan. Kali ini, mereka berkesempatan untuk benar-benar berdiri di atas struktur jembatan tersebut, merasakan ketinggiannya secara langsung, menikmati pemandangan muara Sungai Tamsui yang membentang luas, sekaligus memahami secara lebih konkret dampak yang akan ditimbulkan oleh kehadiran jembatan ini terhadap mobilitas dan kehidupan sehari-hari mereka di masa mendatang.
Jembatan Danjiang dirancang menggunakan desain jembatan kabel pancang menara tunggal yang tergolong langka di dunia, menjadikannya tidak hanya fungsional tetapi juga bernilai estetika tinggi sebagai ikon arsitektur kota.
Selama ini, konektivitas antara Tamsui dan Bali sangat bergantung pada Jembatan Guandu dan layanan kapal feri, dengan kemacetan yang kerap terjadi pada jam-jam sibuk. Setelah Jembatan Danjiang beroperasi penuh, diperkirakan waktu tempuh antara kedua kawasan dapat dipersingkat sekitar 25 menit.
Pemerintah Kota New Taipei menyiapkan pengaturan transportasi yang terperinci untuk memastikan kelancaran arus pada hari acara. Di sisi Tamsui, lokasi registrasi ditetapkan di Alun-alun Depan Pusat Manajemen Jembatan Danjiang.
Warga disarankan memanfaatkan transportasi umum, termasuk LRT menuju Stasiun Tamsui Fisherman's Wharf atau bus rute 837, 880, dan Red 26.
Pemerintah juga menyediakan bus antar jemput khusus yang beroperasi bolak-balik antara Depan Alun-alun Lokomotif Tamsui Old Street dan Stasiun Transit Tamsui.
Di sisi Bali, lokasi registrasi ditetapkan di Paviliun Taman Budaya, dengan enam rute antar jemput yang disiapkan dari berbagai titik keberangkatan di seluruh kelurahan, mulai dari area Pemadam Kebakaran Longyuan, Longmi Road, Kuil Kaitai Tianhou, Kuil Nanyue Xiagu, Puskesmas Bali, hingga Pusat Kegiatan Warga Bali.
Selain kesempatan berjalan di atas jembatan, panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di lokasi acara, termasuk spot foto kenang-kenangan dan pemandu wisata sederhana yang memperkenalkan fitur desain serta kemajuan pembangunan Jembatan Danjiang kepada pengunjung.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari banyaknya keluarga yang membawa serta anak-anak mereka untuk berpartisipasi, menjadikan kunjungan ini sebagai perpaduan antara rekreasi keluarga dan pengenalan terhadap pembangunan infrastruktur daerah. Dengan jadwal peresmian resmi yang ditetapkan pada 12 Mei 2026, Jembatan Danjiang siap menjadi penanda babak baru konektivitas transportasi di kawasan barat daya metropolitan Taipei.