Perayaan Hari Kartini, persembahan dari komunitas Diaspora Indonesia di Taiwan (IDN Taiwan) kembali digelar di Taipei. Acara tahunan yang telah berlangsung selama 7 tahun tersebut untuk tahun ini bertempat di Museum Wayang Taipei (Puppetry Art Center of Taipei) pada hari Minggu, 19 April 2026 .
Tahun ini, dengan total 50 peserta peragaan dari kalangan anak-anak dan remaja, area utama museum sekaligus pusat seni tersebut seketika berubah menjadi panggung budaya Indonesia. Ratusan pengunjung tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, “Indonesia Raya”, secara bersama-sama.
Dalam sambutannya, Ketua IDN Taiwan, Tatag Yufitra Rus, menyampaikan bahwa peragaan busana bagi anak-anak dan remaja menunjukkan bahwa kekayaan budaya Indonesia tidak hanya dimiliki oleh suku tertentu, melainkan merupakan milik seluruh bangsa Indonesia yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
Wakil Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI Taipei), Johanes Andi Susanto, turut menyambut baik kegiatan ini. Ia menekankan bahwa peragaan busana anak-anak diaspora Indonesia di Taiwan tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga mengenalkan sosok pahlawan nasional R.A. Kartini yang telah memperjuangkan hak pendidikan, sehingga dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan tanah air sejak dini.

Foto saat pemberian cinderamata oleh Wakil Kepala KDEI Taipei, Johanes Andi Susanto (kiri) dan Ketua IDN Taiwan, Tatag Yufitra Rus (kanan) kepada perwakilan dari Puppetry Art Center (tengah) (foto: FA)
Setelah sambutan dari Ketua IDN Taiwan, Wakil Kepala KDEI Taipei, serta perwakilan Puppetry Art Center, acara dilanjutkan dengan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama. Suasana kemudian semakin hangat melalui kegiatan senam bersama dan penampilan tarian tradisional.

Foto bersama para panitia dan tamu undangan di acara "Kartini 2026" (foto: FA)
Acara mencapai puncaknya dengan kemeriahan peragaan busana anak dan remaja, memungkinkan anak-anak diaspora Indonesia di Taiwan lebih mengenal budaya orang tua mereka, baik yang menjadi penduduk baru ataupun yang menetap di Taiwan untuk sementara karena kuliah atau bekerja.

Salah satu penampilan peserta laki-laki dalam peragaan busana adat anak

Salah satu penampilan peserta perempuan dalam peragaan busana adat anak