Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Presiden Lai Akan Berkunjung ke Eswatini; MOFA: Pejabat Afrika Sambut Hangat

20/04/2026 16:50
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
Presiden Lai Akan Berkunjung ke Eswatini; MOFA: Pejabat Afrika Sambut Hangat
Presiden Lai Akan Berkunjung ke Eswatini; MOFA: Pejabat Afrika Sambut Hangat

(Taiwan, ROC) - Presiden Lai Ching-te (賴清德) dijadwalkan berangkat ke Kerajaan Eswatini, negara sekutu di Afrika, pada hari Rabu (22 April) ini. Kementerian Luar Negeri (MOFA) hari Senin menyatakan bahwa, selain Eswatini, lebih dari 40 pejabat dari 11 negara Afrika lainnya, yang mencakup berbagai wilayah dan partai, telah menyampaikan sambutan hangat pada kunjungan pertama Presiden Lai ke Afrika melalui surat, unggahan media sosial, dan pesan.

Menurut MOFA, ke-11 negara Afrika itu berasal dari berbagai wilayah Afrika sub-Sahara, termasuk Botswana, Republik Afrika Tengah, Kongo, Pantai Gading, Kenya, Malawi, Nigeria, Somaliland, Afrika Selatan, Uganda, dan Zimbabwe. Mereka dengan suara bulat menegaskan upaya Taiwan dalam membangun ketahanan industri dengan Afrika melalui "Proyek Bangsa Sejahtera."

MOFA menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas dukungan yang tak tergoyahkan dan persahabatan yang mendalam dari teman-teman Afrika, juga percaya bahwa sambutan dan dukungan lintas wilayah dan lintas partai tersebut menunjukkan bahwa model kerja sama Taiwan dengan Eswatini di bidang-bidang utama seperti ekonomi, TIK, energi, pertanian, dan kesehatan masyarakat, selaras dengan kebutuhan transformasi negara-negara Afrika saat ini, dan mendapat penegasan serta sambutan dari banyak pemimpin negara Afrika.

MOFA menyatakan bahwa kunjungan Presiden Lai ke Afrika tidak hanya akan menunjukkan penekanan Taiwan pada negara-negara sahabat dan urusan Afrika, tetapi juga akan memperdalam persahabatan dengan para pemimpin dan tokoh penting dari berbagai negara, serta memberikan momentum baru bagi persahabatan Taiwan-Afrika.

MOFA juga menunjukkan, perjalanan Presiden Lai kali ini akan menggunakan model penerbangan langsung tanpa transit melalui negara lain, tetapi ini tetap memicu diskusi tentang apakah beliau akan transit melalui Amerika Serikat.

Atas kesangsian ini, Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) mengemukakan bahwa Amerika Serikat selalu menyambut kunjungan transit Presiden Lai. Asalkan waktunya tepat, pengumuman terkait akan dibuat, tegas Lin.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解