(Taiwan, ROC) - Untuk memastikan kelancaran negosiasi antar fraksi partai mengenai "Undang-Undang Pertahanan Nasional Khusus", Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Nasional Yuan Legislatif hari Senin (20 April) kembali mengundang Kementerian Pertahanan Nasional (MND) untuk mengadakan briefing rahasia mengenai isi dan ketentuan Undang-Undang tersebut.
Mengenai usulan anggota senior Partai Kuomintang (KMT), yakni mantan Ketua Broadcasting Corporation of China (BCC) Jaw Shau-kong (趙少康) bahwa Undang-Undang tersebut harus mengalokasikan NT$810 miliar, koordinator Partai Progresif Demokratik (DPP) Chen Kuan-ting (陳冠廷) menyatakan bahwa DPP bersedia mempertimbangkan hal ini sebagai langkah awal yang baik, dan akan melanjutkannya dalam tiga tahap untuk mencapai konsensus antara partai yang berkuasa dan partai oposisi.
Sementara saat berbicara dengan reporter sebelum pertemuan, Menteri Pertahanan Wellington Koo (顧立雄) menegaskan kembali harapannya bahwa kedua partai akan mendukung versi Yuan Eksekutif untuk Undang-Undang tersebut.
Menurut Koo, usulan anggaran sebesar NT$1,25 triliun dari MND didasarkan pada perencanaan yang sistematis dan holistik, dan ia berharap dapat menggunakan pertemuan ini untuk menjelaskan detailnya dan mendapatkan dukungan Yuan Legislatif.
Koo mengatakan, "Saat ini kita sedang meninjau peraturannya. Setelah peraturan disahkan, setiap usulan anggaran akan diajukan untuk ditinjau lagi sebelum disahkan. Harapan MND, setiap usulan yang perencanaannya didasarkan pada kebutuhan kemampuan tempur gabungan dapat disahkan. Kami juga berharap bahwa baik partai yang berkuasa maupun partai oposisi akan mendukungnya."
Koo juga menyangkal laporan sejumlah media domestik bahwa karena penundaan yang terus berlanjut dalam peratifikasian UU terkait di Yuan Legislatif, beberapa pejabat tinggi telah mengajukan pengunduran diri atas alasan tekanan berat dan kelelehan kerja, termasuk Direktur Departemen Perencanaan Strategis, Huang Wen-chi (黃文啓) dan Direktur Divisi Perencanaan Konstruksi Militer, Weng Yu-heng (翁予恒).
Koo menekankan bahwa ini adalah informasi yang salah, dan bahwa ia telah berbicara dengan orang yang terlibat, dan saat ini tidak ada indikasi bahwa mereka ingin mengundurkan diri.