Menghadapi Tiongkok yang sering menggunakan taktik zona abu-abu untuk menganggu Selat Taiwan, Wakil Ketua Komite Urusan Kelautan, Chang Chung-lung (張忠龍), menyampaikan bahwa Administrasi Penjaga Pantai memiliki serangkaian prosedur yang lengkap. Selain mengerahkan kapal untuk mengusir kapal penjaga pantai milik Tiongkok, pihaknya juga melakukan perekaman video secara menyeluruh untuk mengumpulkan bukti, serta bersuara kepada media asing untuk memberi tahu negara-negara sekutu mengenai situasi gangguan zona abu-abu Tiongkok di Selat Taiwan.
Ia menekankan bahwa Taiwan selama ini tidak pernah memprovokasi, tetapi juga tidak menunjukkan kelemahan. Artinya, tindakan apa pun yang diambil oleh pihak lawan, Taiwan akan meresponsnya dengan tingkat kekuatan yang setara.
Komite Kehakiman dan Hukum dari Yuan Legislatif pada Rabu hari ini (22/4) meninjau bersama draf amandemen Undang-Undang Organisasi Administrasi Penjaga Pantai Dewan Urusan Kelautan. Saat mengajukan pertanyaan, anggota Yuan Legislatif dari Partai Progresif Demokratik (DPP) Shen Fa-hui (沈發惠) dan anggota Yuan Legislatif dari Partai Kuomintang (KMT) Hsu Yu-chen (許宇甄) bersama-sama menaruh perhatian pada fakta bahwa Tiongkok belakangan ini sering menggunakan taktik zona abu-abu untuk menganggu Selat Taiwan.
Mereka juga mengambil contoh kapal penjaga pantai Tiongkok dan kapal Haixun 360 milik Biro Keselamatan Maritim Tiongkok yang mengganggu perairan Kinmen pada Selasa kemarin (21/4), sembari mempertanyakan langkah penanggulangan dari pemerintah.
Menanggapi hal ini, Chang Chung-lung menyatakan bahwa kapal penjaga pantai Tiongkok secara rutin mengganggu wilayah Kinmen dan Matsu , serta memasuki perairan terlarang Kinmen sekitar 4 kali dalam sebulan. Ia menunjuk bahwa begitu Administrasi Penjaga Pantai mendeteksi kapal penjaga pantai Tiongkok memasuki perairan terlarang Taiwan, terdapat serangkaian prosedur yang lengkap untuk kemudian meresponsnya.
Selain mengerahkan kapal untuk mengusir, pihaknya juga akan secara bersamaan merekam video untuk mengumpulkan bukti dan bersuara kepada dunia internasional.
Chang Chung-lung menyampaikan bahwa di seluruh dunia, terkait dengan penanganan zona abu-abu Tiongkok, Administrasi Penjaga Pantai Taiwan adalah yang paling berpengalaman, dan berbagai negara juga pernah menimba ilmu dari Taiwan. Oleh karena itu, saat ini tampaknya cara penanganan Taiwan mendapatkan pengakuan dari seluruh dunia, karena efektivitas penegakan hukumnya sangat tinggi.
Selain itu, guna meningkatkan kedalaman respons, ia berterima kasih atas dukungan dari partai berkuasa dan oposisi terhadap anggaran khusus keamanan nasional, yang memungkinkan Administrasi Penjaga Pantai untuk melakukan deteksi dini, memperoleh peringatan seawal mungkin dan merespons lebih cepat.