Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Saling Memperkuat Ketahanan, Menlu Lin: Berharap Ada Kesempatan untuk Mengunjungi Israel

06/05/2026 14:55
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Saling Memperkuat Ketahanan, Menlu Lin: Berharap Ada Kesempatan untuk Mengunjungi Israel (FB Lin Chia-lung)
Saling Memperkuat Ketahanan, Menlu Lin: Berharap Ada Kesempatan untuk Mengunjungi Israel (FB Lin Chia-lung)

Sejumlah anggota parlemen Israel lintas partai melakukan kunjungan ke Taiwan. Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) melalui platform media sosial menyampaikan jika jumlah kunjungan pejabat pemerintah dan anggota parlemen Israel ke Taiwan tahun lalu meningkat 50%, sementara pertukaran bisnis dan pariwisata bilateral juga terus menghangat.

Dirinya juga menyatakan harapannya bahwa setelah situasi di Timur Tengah stabil, dirinya dapat memimpin delegasi untuk berkunjung ke Israel, dengan mengusung konsep “diplomasi komprehensif” guna memperdalam pertukaran bilateral.

Selain itu, kerja sama di bidang teknologi startup, ketahanan rantai pasok, pertanian, kesehatan dan medis, serta akademik akan terus didorong demi mencapai hubungan yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat konektivitas dan ketahanan di antara mitra-mitra demokrasi.

Delegasi anggota parlemen Israel lintas partai dalam kunjungan ini dipimpin oleh mantan Ketua Parlemen, Mickey Levy. Anggotanya termasuk Ketua Kelompok Persahabatan dengan Taiwan, Boaz Toporovsky, serta anggota parlemen lainnya seperti Ron Katz. Menlu Lin pada Selasa (5/5) turut mendampingi Presiden Lai Ching-te (賴清德) dalam pertemuan dengan delegasi tersebut di Kantor Kepresidenan.

Menlu Lin Chia-lung (林佳龍) melalui unggahan di Facebook menyampaikan, dirinya dan Presiden Lai sebelumnya, saat masing-masing menjabat sebagai Wali Kota Taichung dan Tainan, pernah diundang ke Israel guna menghadiri Konferensi Wali Kota Dunia.

Dirinya juga mengatakan bahwa pertemuan kali ini dengan Ron Katz mengingatkannya pada kunjungan delegasi yang ia pimpin ke Israel pada tahun 2018, saat menandatangani perjanjian kota kembar dengan kota Petah Tikva. Kala itu, Ron Katz menjabat sebagai Wakil Wali Kota Petah Tikva.

Setelah bertahun-tahun kembali bertemu, keduanya masih mengingat dengan jelas hubungan persahabatan dan kenangan interaksi kala itu.

Menlu Lin menunjukkan, dirinya berharap setelah situasi di Timur Tengah stabil, akan ada kesempatan untuk memimpin delegasi berkunjung ke Israel. Dirinya ingin memperdalam pertukaran anatar Taiwan dan Israel melalui “diplomasi komprehensif”, serta mendorong kerja sama yang saling menguntungkan di bidang teknologi startup, ketahanan rantai pasok, pertanian, kesehatan dan medis, serta kerja sama akademik.

Menlu Lin Chia-lung (林佳龍) juga menyampaikan, Boaz Toporovsky pada Juli tahun lalu menginisiasi penandatanganan lintas partai di parlemen untuk mendukung partisipasi internasional Taiwan, dan Mickey Levy menjadi salah satu yang pertama merespons.

Presiden Lai saat itu menyampaikan terima kasih dan menegaskan bahwa Taiwan dan Israel meskipun terpisah jarak yang jauh, tetapi kedua negara berbagi nilai universal seperti demokrasi dan kebebasan.

Menlu Lin menilai jika Taiwan dan Israel, yang masing-masing menghadapi situasi kawasan yang kompleks, justru semakin perlu saling belajar dalam hal ketahanan, keamanan, dan teknologi.

Menlu Lin lebih lanjut menunjukkan, Israel dikenal sebagai “negara startup”, sementara Taiwan juga tengah mendorong “sepuluh proyek pembangunan besar AI baru” untuk menuju “pulau kecerdasan buatan (AI)”.

Kedua pihak saling melengkapi dalam bidang ekonomi dan teknologi, sehingga diharapkan melalui platform seperti Kerangka Kerja Sama dan Pelatihan Global (GCTF), Taiwan dapat memperdalam kerja sama dengan Israel dan negara-negara yang memiliki kesamaan nilai.

Kerja sama tersebut mencakup bidang pengembangan digital, pencegahan kejahatan lintas batas, pembangunan berkelanjutan, serta ketahanan di sektor kesehatan.

Menlu Lin Chia-lung (林佳龍) menyatakan, meskipun agenda diplomatik cukup padat, hal tersebut menunjukkan jika visibilitas Taiwan di kancah internasional terus meningkat.

Menlu Lin juga menambahkan bahwa pemahaman dan dukungan terhadap Taiwan semakin bertambah. Ketika semakin banyak sahabat internasional bersedia mendekat ke Taiwan, maka ruang kerja sama di antara semua pihak pun akan semakin luas.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解