(Taiwan, ROC) -- Divisi Pariwisata Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di New York bersama Departemen Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga Pemerintah Prefektur Okinawa, Jepang, pada Kamis (7/5) kemarin untuk kali pertama bersama-sama menggelar “Seminar Promosi Wisata Taiwan X Okinawa 2026: Dua Destinasi dalam Satu Perjalanan Asia” di aula Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di New York.
Kegiatan ini bertujuan menggabungkan kekayaan sumber daya wisata kedua wilayah, serta memanfaatkan keunggulan padatnya penerbangan maskapai Taiwan dan Jepang yang melayani rute Amerika Utara, guna menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke kedua destinasi tersebut.
Kepala Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di New York, Li Zhi-qiang (李志強), menyebutkan bahwa ini merupakan pertama kalinya Taiwan bekerja sama dengan Okinawa untuk mempromosikan pariwisata.
Li mengatakan, mungkin banyak orang bertanya mengapa Taiwan dan Okinawa ingin bekerja sama, tetapi jawabannya dapat dilihat dari peta. Jarak Okinawa ke Taipei lebih dekat ketimbang Okinawa ke Tokyo. Penerbangan dari Taipei ke Okinawa hanya sekitar 1 jam 30 menit, sedangkan dari Okinawa ke Tokyo memakan waktu lebih dari 2 jam. Karena itu, mempromosikan pariwisata bersama merupakan ide yang baik.
Direktur Divisi Pariwisata Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di New York, Zhuang Jing-zhen (莊靜真), menyatakan bahwa wisatawan di Amerika Serikat (AS) bagian timur umumnya sangat menghargai pengalaman budaya, eksplorasi kuliner, dan wisata mendalam. Taiwan dan Okinawa memiliki karakteristik pariwisata yang saling melengkapi, ditambah waktu penerbangan yang singkat antara keduanya, sehingga sangatlah cocok untuk merancang perjalanan wisata Asia yang fleksibel dan beragam.
Kepala Perencanaan Divisi Promosi Pariwisata Okinawa, Tatsunori Uechi menyampaikan, Okinawa pada tahun ini terpilih oleh The New York Times sebagai salah satu dari 52 destinasi dunia yang wajib dikunjungi pada 2026. Dirinya menyebut hal tersebut sebagai kabar besar bagi Jepang dan Okinawa, serta berharap dapat memanfaatkan momentum ini untuk menarik lebih banyak wisatawan datang dan menjelajahi keindahan pulau tersebut.
Perwakilan dari maskapai penerbangan China Airlines, EVA Air, dan Japan Airlines turut hadir dalam seminar tersebut untuk memperkenalkan rute penerbangan masing-masing yang menghubungkan Amerika Utara dengan Taipei serta berbagai kota di Jepang.
Untuk mendorong lebih banyak wisatawan internasional berkunjung ke Taiwan, Ditjen Pariwisata Taiwan terus mempromosikan berbagai program insentif perjalanan di luar negeri. Taiwan pada Kamis (7/5) kemarin, untuk pertama kalinya Taiwan bekerja sama lintas negara dengan tetangganya Okinawa menggelar acara promosi di New York. Kegiatan ini menarik banyak penggemar wisata Asia, dengan harapan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dari Amerika Utara pada musim semi mendatang.