Kementerian Ketenagakerjaan untuk perdana merilis statistik kematian akibat kecelakaan kerja secara “triwulanan (kuartal)”, memperlihatkan bahwa jumlah kematian akibat kecelakaan kerja di semua industri pada kuartal pertama tahun 2026 sebanyak 50 orang, turun 9 orang atau sekitar 15% dari periode yang sama tahun lalu, tetapi lebih dari 50% dari kasus kematian karena kecelakaan kerja berada pada bidang konstruksi. Pejabat terkait menyampaikan, akan menjadikan laporan rutin setiap 3 bulan, memperkuat pencegahan kecelakaan di tempat kerja dengan mekanisme transparansi informasi.
Direktur Keamanan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Tsaur Charng-Cheng (曹常成) mengemukakan, sebelumnya laporan ini dirilis secara tahunan, kali ini untuk perdana laporan diumumkan per-3 bulan, alasan utamanya adalah untuk “terbuka dan transparansi”, untuk memberitahukan kepada orang yang berkepentingan tren kecelakaan kerja secara riil time dan dipadukan dengan pengungkapan kasus-kasus kecelakaan kerja besar dan informasi hukuman agar perusahaan dan pemerintah daerah dapat bersama-sama berupaya dalam tindakan mengurangi kecelakaan kerja.
Statistik menunjukkan, jumlah kematian di seluruh industri pada kuartal pertama tahun 2026 sebanyak 50 orang, turun 9 orang atau sekitar 15%, dari 59 orang pada periode yang sama tahun lalu. Dilihat dari jenis industri, industri konstruksi masih merupakan kelompok berisiko tinggi. Terdapat meninggal pada kuartal pertama 2026, terhitung 54% dari total kematian. Kasus kecelakaan kerja "jatuh" merupakan yang paling serius, sebesar 63%, atau berjumlah 17 orang. Kematian terjadi pada industri manufaktur sebanyak 15 orang, dan sisanya terjadi pada industri lain seperti industri jasa.
Melihat dari kabupaten dan kota tempat kerja, Kota New Taipei dan Kota Taoyuan memiliki jumlah kasus terbanyak masing-masing sebanyak 7 orang, diikuti dengan Kota Tainan sebanyak 6 orang. Sementara Kota Taichung mengalami penurunan yang signifikan sebanyak 8 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, merupakan penurunan terbesar, dan Kabupaten Changhua juga mengalami penurunan sebanyak 3 orang. Tsaur Charng-Cheng (曹常成) menyampaikan, hasil pengurangan kecelakaan kerja yang luar biasa di Kota Taichung disebabkan oleh dua langkah: Pertama, mempromosikan "pengenalan rantai pasokan", dengan perusahaan besar mendorong kontraktor kecil dan menengah untuk memperkuat manajemen keselamatan dan teknologi; kedua, mempromosikan langkah-langkah “tidak ada penyesalan di tempat yang tinggi” untuk operasi berisiko tinggi.
Sedangkan di Kabupaten Changhua, menggunakan metode pertemuan rutin antara pemerintah pusat dan daerah, kerja sama lintas biro dan pertukaran informasi dilakukan di bidang-bidang berisiko tinggi untuk memperkuat hubungan horizontal, yang juga telah menunjukkan hasil.
Mengenai kenyataan bahwa kecelakaan kerja di beberapa daerah belum membaik atau bahkan meningkat, Tsaur Charng-Cheng (曹常成) menganalisis bahwa hal ini terkait dengan jumlah lapangan kerja, volume proyek dan status pembangunan, seperti peningkatan proyek konstruksi di kawasan industri wilayah utara yang dapat menyebabkan peningkatan risiko, tetapi ia juga menegaskan kalua “setiap bencana akibat kerja harus ditanggapi dengan serius” dan akan terus melakukan peninjauan secara bergulir berdasarkan analisis kasus.