Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Senator Ronald Dela Rosa yang Terlibat dalam Perang Lawan Narkoba Duterte, Kini Menjadi Buronan Makamah Pidana Internasional  

12/05/2026 09:01
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Mahkamah Pidana Internasional menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap senator Filipina, Ronald Dela Rosa atas kasus pelanggaran HAM. Gambar : Ronald Dela Rosa menghadiri sidang parlemen (11/5/2026)
Mahkamah Pidana Internasional menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap senator Filipina, Ronald Dela Rosa atas kasus pelanggaran HAM. Gambar : Ronald Dela Rosa menghadiri sidang parlemen (11/5/2026)

Makamah Pidana Internasional (International Criminal CourtICC) kemarin (11/5) memberikan konfirmasi terkait, tahun lalu mengeluarkan surat perintah penangkapan senator Ronald Dela Rosa, dengan kasus pelanggaran HAM dalam melaksanakan program anti narkoba selama menjabat sebagai Kepala Kepolisian Filipina di masa pemerintahan mantan Presiden Rodrigo Duterte. Saat ini dirinya bersembunyi di dalam gedung parlemen agar tidak tertangkap.

Dilansir dari pemberitaan AFP dan Reuters, Ronald Dela Rosa merupakan sahabat lama Rodrigo Duterte. Ketua Senat Filipina yang baru terpilih, Alan Peter Cayetano membeberkan kepada media, sesuai dengan aturan parleman dan hukum Filipina, Ronald Dela Rosa mendapat perlindungan dari parlemen.

Seorang mantan anggota parlemen Filipina membeberkan surat perintah penangkapan Ronald Dela Rosa hingga informasi ini tersebar meluas ke publik. Makamah Pidana Internasional (ICC) kemarin (11/5) mengeluarkan pernyataan konfirmasi, surat perintah penangkapan ini diterbitkan secara rahasia pada bulan November tahun lalu, dan belum didesklasifikasi.

Pernyataan tersebut menyampaikan, sidang pemeriksaan I dari Makamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan rahasia pada 6 November lalu, saat ini pengadilan tengah menjalani prosedur desklasifikasi, setelah diumumkan maka pihaknya akan memberitahukan media.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解