Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Terima Kunjungan Gubernur Wyoming, Presiden Berharap Taiwan-AS Bersama Bangun Rantai Pasok Demokratis yang Aman

12/05/2026 17:40
Penulis & Editor: Farini Anwar
Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada Selasa pagi (12/5) menerima kunjungan Delegasi Gubernur Wyoming, Amerika Serikat, Mark Gordon di Istana Kepresidenan. (Foto: Istana Presiden)
Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada Selasa pagi (12/5) menerima kunjungan Delegasi Gubernur Wyoming, Amerika Serikat, Mark Gordon di Istana Kepresidenan. (Foto: Istana Presiden)

Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada Selasa pagi (12/5) menerima kunjungan Delegasi Gubernur Wyoming, Amerika Serikat, Mark Gordon di Istana Kepresidenan. Presiden Lai menyatakan bahwa dalam merespons tantangan di era kecerdasan buatan (AI), ketahanan energi telah menjadi isu penting yang menjadi perhatian global.

 

Wyoming, dengan kekayaan mineral dan teknologi rendah karbonnya, merupakan mitra penting yang tak tergantikan bagi Taiwan dalam mendorong proses transisi. Beliau berharap Taiwan dan Wyoming dapat memperdalam kerja sama guna bersama-sama membangun rantai pasok demokratis yang lebih aman dan tangguh.

 

Gubernur Wyoming, Amerika Serikat, Mark Gordon memimpin delegasi berkunjung ke Taiwan. Presiden Lai Ching-te menerima delegasi Mark Gordon di Istana Kepresidenan pada Selasa pagi (12/5). Dalam pidato sambutannya, Kepala Negara terlebih dahulu menyambut baik kedatangan Mark Gordon yang kembali memimpin delegasi setelah kunjungan perdananya ke Taiwan pada April tahun lalu. Hal ini tidak hanya menunjukkan betapa tingginya perhatian terhadap Taiwan, tetapi juga melambangkan kemitraan yang terus mendalam antara Taiwan dengan Wyoming.

 

Presiden Lai juga menyampaikan apresiasi kepada Mark Gordon yang sejak menjabat pada tahun 2019 telah memberikan dukungan penuh bagi pertukaran antara Wyoming dengan Taiwan. Dukungan ini memungkinkan kedua belah pihak menjalin hubungan kerja sama yang baik di berbagai bidang, seperti pertanian dan pendidikan. Pada saat yang sama, banyak pelajar Taiwan yang menempuh pendidikan di Wyoming, yang secara berkesinambungan memperdalam ikatan bakat dan budaya antara kedua belah pihak.

 

Presiden juga memaparkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan dan Wyoming telah memperluas peluang kerja sama baru di bidang ekonomi dan perdagangan, energi, serta teknologi. Sebagai contoh, pada tahun lalu, Biro Energi Wyoming dan Asosiasi Komputer Kuantum dan Teknologi Informasi Taiwan menandatangani nota kesepahaman kerja sama untuk bersama-sama mendorong pengembangan teknologi kuantum.

 

Melalui kunjungan Mark Gordon kali ini, Universitas Wyoming juga menandatangani nota kesepahaman penelitian ilmiah dan surat niat kerja sama dengan National Central University (NCU), Lembaga Penelitian Teknologi Energi Atom Nasional, serta Lembaga Penelitian Teknologi Industri (ITRI).

 

Langkah ini semakin memperdalam kerja sama kedua belah pihak dalam teknologi mutakhir, serta penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong transisi nol emisi karbon dan inovasi teknologi, yang semuanya merupakan bukti nyata dari hasil kerja keras bersama kedua belah pihak.

 

Presiden menekankan bahwa di tengah tantangan restrukturisasi rantai pasokan dan era AI saat ini, ia berharap Taiwan dan Wyoming dapat terus memperdalam kerja sama, serta bergandengan tangan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi hubungan Taiwan-AS dan perkembangan global.

 

Presiden Lai mengatakan, "Keamanan energi dan ketangguhan industri telah menjadi isu penting yang menjadi perhatian global. Wyoming, dengan mineral kritis dan teknologi rendah karbonnya, adalah mitra penting yang tak tergantikan dalam proses transisi yang didorong oleh Taiwan. Kami berharap ke depannya dapat terus memanfaatkan keunggulan industri kedua belah pihak, memperdalam kerja sama, dan bersama-sama membangun rantai pasokan demokratis yang lebih aman dan tangguh."

 

Kepala Negara juga menyoroti bahwa pada tahun lalu, Taiwan telah menjadi mitra dagang terbesar keempat bagi Amerika Serikat. Beliau mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada Badan Legislatif Negara Bagian Wyoming yang sejak tahun 2023, selama 4 tahun berturut-turut, telah mengesahkan resolusi yang mendukung Taiwan.

 

Resolusi tersebut mendukung partisipasi internasional Taiwan serta mendukung negosiasi dan penandatanganan perjanjian perdagangan bilateral Taiwan-AS. Pada tahun ini, Taiwan dan Amerika Serikat telah menyelesaikan negosiasi dan menandatangani perjanjian perdagangan resiprokal serta nota kesepahaman investasi, dan juga menandatangani Deklarasi Pact Silicon. Ia berharap selanjutnya Taiwan dan Amerika Serikat dapat menandatangani perjanjian penghindaran pajak berganda, guna terus memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan serta menciptakan situasi yang saling menguntungkan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解