(Taiwan, ROC) --“Kerangka Kerja Sama dan Pelatihan Global (GCTF)” berlanjut memperluas pengaruhnya, kali ini melangkah maju negara sahabat di Amerika Tengah, Belize. Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada hari ini (15/5) menyatakan, Taiwan bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat di Belize, bekerja sama dengan pemerintah Belize, telah menyelenggarakan lokakarya internasional bertajuk “Keamanan Siber di Era AI” pada Rabu (13/5) waktu setempat.
Kegiatan tersebut mengundang hampir 150 peserta, termasuk pakar keamanan siber serta pejabat tinggi dari Taiwan dan Amerika Serikat (AS), kalangan industri, pemerintah, dan akademisi. Lokakarya ini berfokus pada isu perlindungan keamanan data, khususnya untuk jaringan internet dan infrastruktur penting.
MOFA mengemukakan, acara pembukaan dipimpin oleh Duta Besar Taiwan untuk Belize, Amino Chi (紀欽耀) bersama Ambassador AS untuk Belize, Katharine Beamer dan Menteri Transformasi Ekonomi Belize, Osmond Martinez. Dalam sambutannya, Amino Chi (紀欽耀) menyampaikan, seiring dengan melajunya perkembangan kecerdasan buatan (AI), serangan siber yang semakin canggih dan kompleks, Taiwan berlanjut memperdalam kerja sama dengan AS, Belize dan negara-negara yang memiliki pandangan serupa, bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang aman, terbuka dan tangguh.
MOFA mengatakan, “Kerangka Kerja Sama dan Pelatihan Global (GCTF)” tahun ini berlanjut menggelar acara bertemakan isu keamanan siber di Guatemala dan Belize, hal ini menunjukkan terpenuhinya janji Taiwan dalam membantu mitra-mitra di Amerika Tengah-Selatan untuk meningkatkan ketangguhan keamanan siber dan kemampuan tata-kelola digitalnya.