Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Tikus Merajarela Dunia, Pakar Italia: Kesehatan Publik sebagai Inti Pengelolaan

16/05/2026 10:29
Penulis & Editor: Farini Anwar
Mantan Kepala Biro Pencegahan Epidemi Kementerian Kesehatan Italia Francesco Vaia, untuk menghalau serangan tikus, “inti tata kelola diletakan pada kebijakan lingkungan, kesehatan publik dan kesejahteraan sosial”. (Foto: CNA)
Mantan Kepala Biro Pencegahan Epidemi Kementerian Kesehatan Italia Francesco Vaia, untuk menghalau serangan tikus, “inti tata kelola diletakan pada kebijakan lingkungan, kesehatan publik dan kesejahteraan sosial”. (Foto: CNA)

Hantavirus membuat dunia luar khawatir dengan serangan tikus, mantan Kepala Biro Pencegahan Epidemi Kementerian Kesehatan Italia Francesco Vaia menyampaikan, kota besar dunia semua memiliki masalah serangan tikus, tidak terkecuali dengan New York, Roma sampai ke Taiwan, ia beranggapan untuk mengatasinya adalah dengan mengubah kebijakan, “inti tata kelola diletakan pada kebijakan lingkungan, kesehatan publik dan kesejahteraan sosial”.

 

Francesco Vaia yang pernah menjadi kepala rumah sakit pencegahan penyakit menular Spallanzani, diundang untuk berdiskusi dengan wartawan Central News Agency dan media asing lainnya, membahas kasus meledaknya hantavirus di kapal pesiar MV Hondius, apakah nantinya akan menjadi pandemi di Eropa atau bahkan mungkin seluruh dunia dan bagaimana masyarakat dunia harus menanggapinya.

 

“Saya merasa tidak ada tanda-tanda peringatan akan menjadi pandemi global dari hantavirus.” Ujar Francesco Vaia yang mengimbau rakyat dunia untuk menghalau rasa ketakutan, karena hantavirus bukan merupakan sebuah virus baru. Sebelumnya ada 4 kasus yang dicurigai sebagai hantavirus di Italia, tetapi setelah diperiksa, hasilnya ternyata negatif.

 

Namun Francesco Vaia beranggapan, seiring dengan globalisasi masyarakat memungkinkan merebaknya penyakit zoonosis atau penyakit lainnya. Meskipun penelitian akan vaksin dan obat-obatan cukup penting, tetapi terdapat kebutuhan yang mendesak akan pencegahan epidemi yang komprehensif dan sejalan dengan standar internasional. Seperti tikus yang menjadi sumber penularan berbagai penyakit, untuk itu perlu melakukan perbaikan lingkungan dan menyelesaikan masalah serangan tikus barulah dapat menekan risiko penularan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解