Dua kota di Taiwan berhasil masuk dalam Indeks Kota Paling Bahagia 2026 yang baru dirilis. Kota New Taipei menempati peringkat ke-44 dan Kota Taipei di peringkat ke-46 dari total 50 kota yang masuk daftar global. Di puncak peringkat, Kopenhagen, Denmark, kembali memimpin dengan skor 6.954, disusul Helsinki, Finlandia, dan Jenewa, Swiss. Di kawasan Asia, Tokyo tampil paling menonjol dengan menduduki peringkat ke-5 dunia, tertinggi di antara kota-kota Asia yang masuk daftar.
Indeks yang dilaporkan oleh Visual Capitalist ini mengevaluasi kota-kota dengan populasi lebih dari 100.000 jiwa menggunakan 64 indikator yang dibagi ke dalam enam tema utama, masing-masing kewarganegaraan, tata kelola pemerintahan, lingkungan, ekonomi, kesehatan, dan transportasi. Dari 50 kota teratas, Eropa mendominasi dengan menempati 39 posisi, mencerminkan investasi jangka panjang kawasan tersebut pada infrastruktur publik dan kesejahteraan sosial yang konsisten selama beberapa dekade.

Kota Paling Bahagia 2026. Foto: visualcapitalist
Di kawasan Asia, selain Tokyo, kota-kota seperti Singapura, Seoul, Yokohama, Kota Taipei, dan Incheon juga berhasil masuk jajaran 50 besar. Laporan tersebut menilai keberhasilan kota-kota Asia ini sebagai cerminan dari semakin seriusnya kawasan tersebut dalam menitikberatkan perencanaan kota pintar dan efisiensi perkotaan. Tokyo secara khusus mendapat penilaian tinggi dalam hal transportasi, infrastruktur medis, dan keamanan publik.
Amerika Utara hanya diwakili oleh dua kota, Vancouver di peringkat ke-39 dan San Francisco di peringkat ke-45. San Francisco menjadi satu-satunya kota Amerika Serikat yang masuk 50 besar, meski laporan mencatat bahwa kinerjanya yang kuat di bidang inovasi, perawatan kesehatan, dan transportasi umum harus berhadapan dengan tekanan serius dari tingginya biaya tempat tinggal, yang secara signifikan menekan skor kebahagiaan keseluruhan kota tersebut.