Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Pertukaran Media Ukraina dan Taiwan dalam LMF, Pengalaman Taiwan Menjadi Fokus Penting

19/05/2026 11:05
Penulis & Editor: Farini Anwar
Rombongan delegasi Rti bersama lembaga media utama Ukraina mengelar pembicaraan tertutup. (Foto:Rti)
Rombongan delegasi Rti bersama lembaga media utama Ukraina mengelar pembicaraan tertutup. (Foto:Rti)

Delegasi Taiwan yang dipimpin oleh Chairperson Radio Taiwan Internasional (Rti) Cheryl Lai (賴秀如) untuk berpartisipasi dalam Lviv Media Forum (LMF) di Ukraina pada tanggal 14 16 Mei 2026. Pada hari ketiga forum, delegasi Taiwan pengalaman Taiwan dan melakukan pertukaran dengan kaum professional, menjadikan ajang ini sebagai focus dalam forum periode kali ini.

 

Panitia penyelenggara secara khusus mengatur perbicaraan tertutup, mengundang lembaga media utama Ukraina seperti media independen Suspilne dan Nakypilo, media digital internasional Ukraina yang dikelola pemerintah Ukraina The International Broadcasting Multimedia Platform of Ukraine」;SE IBMPU, Euromaidan Press, the Fix Media, dan Rubryka, bersama dengan delegasi Taiwan membahas lebih mendalam mengenai topik bagaimana masyarakat demokratis menghadapi perang informasi, informasi palsu, ketahanan media dan perang kognitif Tiongkok. 

 

Peserta pertemuan dan media Ukraina sangat penasaran dengan situasi media Taiwan dibawah intervensi Tiongkok. Wakil Presiden Rti Chris Liu menganalisa, “Media sosial sudah menjadi sumber penting untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat Taiwan, seperti FB, YT, IG, Threads, TikTok dan platform milik Tiongkok “Rednote” serta lainnya, yang popular pada generasi yang tidak sama, informasi palsu ditambah dengan konten yang dihasilkan kecerdasan buatan (AI) semakin meningkatkan kesulitan dalam pengelolaan.

 

Pendiri Taiwan Defense Studies Initiative (TDSI), Joseph Wen (溫約瑟) mengemukakan, saat ini diperkirakan ada sepertiga dari akun platform media sosial utama yang sengaja dipalsukan, yang justru memanipulasi opini publik untuk memprovokasi oposisi sosial. Pemerintah Taiwan bersama perusahaan listrik, telekomunikasi dan infrastruktur kunci terkait lainnya, rata-rata mendapat 2,6 juta serangan siber setiap hari nya, situasi pertahanannya cukup serius.

 

Kebanyakan dari perserta Ukraina mengemukakan, situasi perang informasi yang dihadapi Taiwan sekarang ini serupa dengan pengalaman jangka panjang yang dihadapi Ukraina atas manipulasi informasi dari Rusia. “Apabila Taiwan diganti menjadi Ukraina dan Tiongkok diganti Rusia, kisah ceritanya akan hampir sama.”

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解