Pernyataan terkait Taiwan dari Presiden AS Donald Trump menjadi perhatian, seiring dengan itu, Presiden Lai Ching-te pada tanggal 17 Mei mengungkapkan bahwa mempertahankan statusquo Republik Tiongkok, bukan masalah “Taiwan merdeka”, serta menegaskan pembelian perlengkapan militer dan kerja sama Taiwan dan Amerika Serikat sebagai kekuatan penting dalam menghalangi tindakan menghancurkan kestabilan perdamaian kawasan. Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat kita merespons Central News Agency (CNA) pada tanggal 18 Mei mengatakan, kebijakan akan Taiwan tetap tidak berubah.
Presiden AS Donald Trump melakukan kunjungan ke Tiongkok pada tanggal 13 – 15 Mei lalu untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jin-ping. Usai pertemuan, Donald Trump menyampaikan bahwa mereka berdua ada membahas terkait masalah pembelian persenjataan militer Taiwan pada Amerika Serikat, dia akan secepatnya memutuskan tindakan terkait hal ini. Trump juga mengemukakan, penjualan senjata militer yang tertunda ke Taiwan adalah “alat tawar menawar yang sangat bagus”, ia dapat menyetujuai penjualan juga mungkin tidak.
Trump juga mengatakan, tidak berharap Taiwan merdeka, melainkan ingin tetap mempertahankan statusquao, Tiongkok dan Taiwan seharusnya mencoba agar situasi mereda, kebijakan AS sendiri tidak ada perubahan.