Perusahaan teknologi raksasa NVIDIA resmi merayakan pembukaan kantor pusatnya di Taiwan melalui pertemuan karyawan di Beitou-Shilin Technology Park (BSTP) pada 27 Mei 2026. Menjelang peresmian, persiapan intensif telah dilakukan di lokasi, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat pijakannya di pusat rantai pasok semikonduktor global.
CEO NVIDIA, Jensen Huang (黃仁勳), menegaskan komitmen investasi jangka panjang perusahaannya di Taiwan. Ia memproyeksikan bahwa setelah seluruh infrastruktur kantor pusat rampung, NVIDIA akan membuka lapangan pekerjaan baru dan merekrut ribuan talenta lokal untuk mendukung ekspansi bisnis kecerdasan buatan (AI).
Pertumbuhan tenaga kerja NVIDIA di Taiwan menunjukkan tren eskalasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dari total 1.100 karyawan pada tahun 2024, jumlah tersebut diproyeksikan naik menjadi 1.800 pada tahun 2025, dan saat ini telah menembus angka lebih dari 2.000 orang, sejalan dengan tingginya permintaan komputasi global.
Di tengah euforia ekspansi tersebut, Jensen Huang menyoroti tantangan krusial terkait infrastruktur pendukung, khususnya ketersediaan listrik. Ia menekankan bahwa masifnya pembangunan pusat data AI menuntut pasokan daya yang sangat besar, seraya memperingatkan bahwa ketiadaan energi akan berdampak langsung pada stagnasi pertumbuhan ekonomi.
Merespons peringatan dari bos NVIDIA tersebut, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) memberikan jaminan resmi terkait ketahanan energi nasional. Pemerintah memastikan bahwa pasokan listrik Taiwan akan tetap stabil dan memadai hingga tahun 2032, guna memfasilitasi kebutuhan industri teknologi tinggi dan menjaga daya saing Taiwan di kancah global.