(Taiwan, ROC) -- Setelah novel “Taiwan Travelogue” karya Yang Shuang-zi (楊双子) dengan terjemahan Bahasa Inggris dari Lin King yang memenangkan penghargaan International Booker Prize, maka buku tersebut memicu demam membaca di Taiwan. Menurut Books.com.tw, hanya dalam beberapa hari memenangkan penghargaan, penjualan kumulatif dan pra-pemesanan telah mencapai lebih dari 20.000 eksemplar, dengan jumlah pembeli pertama meningkat 80 kali lipat, sementara penjualan e-book di luar negeri meningkat 76 kali lipat. Tidak hanya versi Mandarin, tapi penjualan versi Bahasa Inggris, Amerika, Jepang, dan Korea juga meningkat secara bersamaan, yang semakin mendorong permintaan keseluruhan untuk sastra lokal dan buku-buku tentang budaya Taiwan, serta menciptakan "demam membaca ala Taiwan" yang langka dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah memenangkan Booker Prize, "Taiwan Travelogue" sangat diminati, sehingga penerbitnya, Spring Hill Publishing, segera mencetaknya ulang tiga kali, dengan total 70.000 eksemplar. Jumlah cetakan total kini telah mencapai 110.000 eksemplar. Jumlah cetakan untuk versi bahasa asing, termasuk versi Jepang dan Inggris, juga telah ditingkatkan.
Toko buku online terbesar di Taiwan, Books.com.tw, juga merasakan dampak dari lonjakan minat baca ini. Kepala Departemen Industri Perbukuan Chang Jing-ru (張靜如) menyampaikan, bahwa setelah pengumuman penghargaan, "Taiwan Travelogue" dengan cepat menjadi fokus bacaan, dengan pencarian di situs meningkat seratus kali lipat dalam hitungan jam dan lalu lintas halaman produk tumbuh hampir sepuluh kali lipat. Versi bahasa Mandarin terjual lebih dari 10.000 eksemplar dalam waktu kurang dari tiga hari dan dengan cepat habis terjual, dengan penjualan kumulatif dan pra-pemesanan kini lebih darii 20.000 eksemplar. Penjualan e-book mingguan meningkat 18 kali lipat dibandingkan minggu sebelumnya, dan buku audio bahkan melesat ke puncak tangga lagu pada hari ia memenangkan penghargaan, menciptakan fenomena langka "dominasi penuh" di seluruh bagian, dalam format cetak, e-book, dan buku audio.
Tidak hanya versi bahasa Mandarin yang menjadi buku terlaris, Chang Jing-ru juga menunjukkan bahwa International Booker Prize adalah penghargaan bergengsi untuk karya sastra terjemahan, sehingga pengakuan internasional penerjemah Jin King secara langsung tercermin dalam kinerja penjualan versi bahasa asing. Saat ini, versi Amerika Serikat (AS) di Books.com.tw telah terjual hampir beberapa ribu eksemplar, edisi Inggris terjual lebih dari seratus eksemplar setelah dirilis, sementera edisi Jepang terjual beberapa ratus eksemplar, dan edisi Korea, tak lama setelah dirilis, juga mendekati seratus eksemplar.
Hal yang paling penting adalah pengaruh “Taiwan Travelogue” telah meluas secara keseluruhan. Karya-karya Yang Shuang-zi seperti “Seasons of Bloom” (花開時節), “I Live Next Door to Chang Jih-hsing (我家住在張日興隔壁), “A Foodie’s Guide to Old Taichung” (開動了!老台中) tidak hanya kembali masuk daftar buku terlaris, tetapi juga meningkatkan penjualan buku-buku lain dengan tema terkait seperti sastra Taiwan, sejarah budaya, perjalanan kereta api, dan kenangan keluarga. Menurut statistik Books.com.tw, penjualan keseluruhan buku elektronik berbahasa Mandarin meningkat empat kali lipat dibandingkan dengan semester pertama bulan ini, dengan jumlah barang yang terjual meningkat sebesar 25%.
Ia pun mengamati, efek penghargaan tersebut tidak hanya meningkatkan penjualan buku, tapi juga mencerminkan kebutuhan pembaca untuk lebih mengekspolasi budaya dan cerita Taiwan melalui karya sastra.