Setiap bulan Mei dan Juni, aroma daun bambu untuk membungkus bakcang mulai tercium semerbak, ini menandakan saatnya menjelang Festival Duanwu (Festival Perahu Naga)! Saatnya menyambut liburan panjang dan menyantap bakcang, namun yang paling tidak disukai adalah cuaca yang mulai panas menyengat, dan orang tua yang selalu mengingatkan tradisi dan kebiasaan kuno.
Zaman dulu, Festival Duanwu dikenal dengan “hari mengusir wabah”, ada rangkuman pantangan Festival Duanwu, selain bisa mematuhi aturan orang tua, juga bermanfaat biar mendapat keberuntungan sepanjang tahun, 5 hal yang dapat diperhatikan antara lain:
1. Jangan memberi ucapan “selamat hari Festival Duanwu/ Festival Perahu Naga”
Festival ini berawal dari negarawan masa lalu Qu Yuan difitnah, diasingkan hingga ia mengakhiri hidupnya dengan melompat ke sungai, penduduk setempat mendayung perahu untuk menyelamatkannya dan melempar bakcang agar ikan tidak memakan jasadnya. Selain hari tersebut yang sarat akan peristiwa heroik, juga menjadi hari mengusir wabah dan menolak bala, maka dianjurkan dapat diganti dengan ucapan “Duanwu Ping An” atau “Duanwu Chien Kang” (artinya semoga sehat dan damai dalam perayaan Duanwu).
2. Jangan memberikan bakcang dalam bentuk rentengan
Saat perayaan masyarakat suka saling memberikan hadiah, termasuk Festival Duanwu. Jika ingin berbagi bakcang yang berlebih kepada sahabat atau tetangga, pastikan untuk potong tali pengikatnya terlebih dahulu, baru dikemas ke dalam kantong bersih. Karena dalam tradisi, “bakcang yang masih terikat dalam satu rentengan” memiliki konotasi kurang baik, dan memotong tali pengikat melambangkan memutus semua energi buruk dan naas.
3. Hindari pergi ke pantai atau daerah pegunungan untuk “berpetualang”
Festival Duanwu bertepatan dengan pergantian musim, yaitu saat cuaca di Taiwan berubah menjadi panas dan lembap. Menurut tradisi, hari ini dianggap sebagai puncak waktu di mana “arwah gentayangan mencari pengganti”, sedangkan secara ilmiah, daerah pegunungan rawan hujan lebat, sementara di pantai kondisi angin tidak stabil, maka dianjurkan untuk menghindari bepergian dan beraktivitas di tempat yang rawan.
4. Tinggalkan anggur realgar (xionghuangjiu), ganti dengan kantong wangi berisi minyak esensial yang cantik
Orang tua sering mengatakan saat Duanwu harus minum arak kuning untuk mengusir roh jahat, tetapi pengobatan modern telah membuktikan bahwa arak kuning mengandung arsen, bisa membahayakan. Zaman modern ini, masyarakat cerdas dan menggantikan dengan kantong wangi, yang berisikan minyak esensial nabati yang mengandung serai, mint, dan lainnya. Kantong wangi digantung di tas dijadikan sebagai aksesori, selain efektif mengusir nyamuk di musim panas, juga memancarkan semerbak aroma herbal.
5. Jangan melewatkan kesempatan “air siang hari” pembawa keberuntungan
Ini bukan pantangan, tapi sayang jika tidak dilakukan! Air yang keluar dari keran antara pukul 11.00 hingga 13.00 pada siang hari Festival Duanwu disebut “air siang hari”, dipercayai sebagai air suci dengan energi Yang yang paling kuat sepanjang tahun, dapat digunakan untuk mencuci muka, disemprotkan di meja kantor dan sekitarnya, dipercayai bisa mengusir orang jahat dan memberikan aura baik.
Dalam kehidupan ada ritual dan pantangan perayaan yang menarik perbincangan masyarakat, asalkan tradisi tidak merepotkan, dan dianggap sebagai tata cara perawatan hidup, maka memungkinkan bagi masyarakat modern untuk menerapkannya. Menyambut Festival Duanwu, karena memasuki musim panas, dianjurkan agar bisa menikmati perayaan ini dengan suka cita, menikmati bakcang dan beristirahat selama liburan, mengisi waktu-waktu Anda dengan energi positif.