Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyatakan bahwa pada Kamis (11/6) dan Jumat (12/6), front cuaca akan bergerak secara bertahap ke arah utara menuju Taiwan. Wilayah bagian barat dan kawasan pegunungan bagian timur berpeluang mengalami hujan singkat atau hujan petir lokal, disertai potensi hujan lebat di sejumlah titik. Wilayah lainnya, termasuk Penghu, Kinmen, dan Matsu, akan mengalami hujan singkat yang tersebar.
Pakar klimatologi Lin Te-en (林得恩) menyatakan bahwa berdasarkan simulasi model numerik terbaru NCEP Amerika Serikat, front musim hujan plum akan kembali bergerak ke utara dari Selat Bashi dan berada di atas Taiwan mulai paruh kedua hari ini. Dibandingkan beberapa hari sebelumnya, intensitas curah hujan secara keseluruhan menunjukkan tren sedikit mereda, dengan zona utama curah hujan yang beralih ke wilayah tengah dan utara. Peluang terjadinya konveksi pada sore hari akan lebih tinggi dibandingkan waktu lainnya.
Lin Te-en mengingatkan bahwa pada Sabtu (13/6), front cuaca akan perlahan meninggalkan Taiwan, tetapi hujan petir sore hari di wilayah utara dan timur tetap tidak boleh diabaikan.
Intensitas hujan diprediksi kembali meningkat pada Minggu (14/6) hingga Senin (15/6), ketika front cuaca kembali mendekat dari perairan utara Taiwan. Didukung pasokan uap air yang melimpah dari angin barat daya, wilayah tengah dan selatan Taiwan berpotensi mengalami hujan lebat lokal atau hujan deras berdurasi singkat yang perlu diwaspadai.