Sebelum hujan turun, sebagian orang memiliki kemampuan untuk mencium tanda-tandanya lebih awal. Seorang warganet Taiwan membagikan pengalamannya saat berkumpul bersama teman-teman di Osaka, Jepang.
Ketika tiba-tiba mencium bau hujan, ia dengan santai mengatakan kepada temannya bahwa sebentar lagi akan hujan. Reaksi temannya justru mengejutkan, ia berseru heran, "Apakah kamu seorang Kappa?", merujuk pada makhluk mitologi Jepang yang hidup di air. Unggahan tersebut langsung viral dan memantik diskusi luas di kalangan warganet.
Sang pengunggah menceritakan di platform Threads bahwa saat sedang makan bersama teman dari Osaka di sebuah kedai kopi, ia tiba-tiba mencium bau khas sebelum hujan dan spontan berkomentar soal kemungkinan hujan yang akan segera turun.
Unggahan tersebut langsung disambut antusias oleh banyak warganet yang merasa memiliki kemampuan serupa. Berbagai komentar bermunculan, "Saat akan hujan, ada semacam bau karat logam di udara yang menunjukkan kelembapan meningkat, dan dari angin yang bertiup kita bisa merasakannya," tulis salah seorang netizen.
Sejumlah warganet turut berbagi pengalaman unik mereka. Salah satunya menceritakan pengalaman mendaki di Nepal, di mana ia berhasil memprediksi hujan petir sore hari dengan tepat, membuat pemandu dan porter setempat terkagum-kagum.
Warganet lain mendeskripsikan perbedaan bau hujan secara rinci, "Hujan di kota berbau lembap dan suram, hujan di desa berbau rumput hijau, sementara hujan di Jepang terasa kering dengan bau kain katun."