(Taiwan, ROC) - Presiden Lai Ching-te (賴清德) menghadiri acara pembukaan Konvensi Rotary International 2026 di Taipei Dome pada hari Minggu (14 Juni), menegaskan bahwa Taiwan yang berdiri di garis depan dalam menghadapi ekspansi otoritarianisme, akan memikul tanggung jawab untuk mempertahankan status quo di Selat Taiwan, dan bekerja sama dengan mitra-mitra demokratis guna memperkuat ketahanan rantai pasokan, menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
Presiden Lai mengatakan, "Kami akan memikul tanggung jawab untuk mempertahankan status quo di Selat Taiwan, memanfaatkan keunggulan teknologi kami, memperkuat kerja sama dengan mitra-mitra demokratis, meningkatkan ketahanan rantai pasokan dan ekonomi, menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan, serta mendorong kemakmuran dan pembangunan dunia."
Melalui sambutannya, kepala negara menyatakan bahwa Konvensi Rotary International merupakan salah satu perhelatan organisasi non-pemerintah paling berpengaruh di dunia. Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Taiwan, ia menyampaikan selamat datang kepada para anggota Rotary Club dari berbagai belahan dunia.
Lai juga mencatat bahwa penyelenggaraan konvensi kali ini menandai kembalinya Taipei sebagai tuan rumah setelah 32 tahun sejak 1994. Untuk itu, Presiden mengucapkan terima kasih kepada anggota Rotary Taiwan yang telah bekerja keras. Menurutnya, keberhasilan ini memungkinkan dunia lebih mengenal Taiwan dan sekaligus mencerminkan pengakuan masyarakat internasional terhadap komitmen Taiwan dalam kepedulian kemanusiaan, pelayanan publik, dan perdamaian dunia.
Di akhir pidatonya, Presiden Lai mengetengahkan bahwa mulai dari penyelenggaraan COMPUTEX Taipei awal bulan ini, yang menarik perusahaan teknologi dari seluruh dunia, hingga kemeriahan Konvensi Rotary International hari ini, semuanya membuktikan bahwa "Taiwan yang demokratis merupakan platform penting bagi pertukaran dunia sekaligus kekuatan positif bagi perkembangan global."
Konvensi Rotary International diselenggarakan setiap tahun di kota yang berbeda. Tahun ini, acara berlangsung di Taipei dari tanggal 13 hingga 17 Juni, dihadiri oleh ribuan anggota Rotary Club dari lebih dari 140 negara.