Di bawah dorongan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) serta Aliansi Layanan Telemedisin Taiwan (TIAT), platform telemedisin nirlaba Kan Yi Sheng (Periksa ke Dokter) menggelar upacara peluncuran layanan untuk wilayah Indonesia di Jakarta pada Sabtu kemarin (13/6). Platform ini menghubungkan sumber daya medis Taiwan secara daring untuk membangun saluran perawatan kesehatan jarak jauh bagi para pengusaha dan ekspatriat Taiwan di Indonesia.
Upacara tersebut dipimpin oleh Co-chair Aliansi, Tung Min-che (童敏哲), dan mengundang perwakilan dari instansi pusat dan daerah terkait, institusi medis, serta berbagai cabang Kamar Dagang Taiwan di Indonesia. Turut hadir tamu kehormatan seperti Presiden Federasi Kamar Dagang Taiwan di Asia, Chen Shu-chin (陳舒琴), dan Presiden Kamar Dagang Taiwan di Jepang, Yu Hsiu-hsia (俞秀霞). Kehadiran mereka menandai dimulainya layanan telemedisin lintas batas Taiwan di Indonesia secara resmi, sekaligus memperluas jaringan perawatan di kawasan ASEAN.
TIAT dalam siaran persnya menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan ekspansi platform di kawasan ASEAN setelah sebelumnya hadir di Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Brunei. Untuk meningkatkan kapasitas layanan platform, Rumah Sakit Umum Veteran Taichung pada upacara peluncuran di Indonesia mengumumkan bergabung dengan aliansi tersebut, menjadikannya pusat medis domestik pertama yang beraliansi.
Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Shih Chung-liang (石崇良), melalui pidato daringnya menyatakan bahwa Indonesia adalah pusat ekonomi dan perdagangan ASEAN serta tempat berkumpulnya para pengusaha Taiwan. Masyarakat memiliki kebutuhan akan manajemen penyakit kronis, konsultasi harian, dan perawatan medis darurat. Ia menekankan bahwa platform ini tidak bertujuan untuk menggantikan layanan medis lokal di Indonesia, melainkan memberikan saluran tambahan yang menghubungkan warga Taiwan dan ekspatriat di luar negeri dengan sistem medis Taiwan saat menghadapi kebutuhan darurat.
CEO Sistem Medis Show Chwan, Huang Ching-yuan (黃靖媛), dalam pidato daringnya menyampaikan bahwa sejak bergabung dengan platform telemedisin nirlaba Kan Yi Sheng, Sistem Medis Show Chwan telah melayani banyak warga Taiwan di luar negeri. Ia menuturkan bahwa pencapaian layanan yang nyata dan kisah penyelamatan pasien terjadi setiap hari, yang membuktikan bahwa telemedisin sangat penting bagi dukungan kesehatan warga Taiwan di luar negeri.
Anggota Legislator dari Partai Progresif Demokratik (DPP), Chung Chia-pin (鍾佳濱), dalam pidatonya menunjukkan bahwa layanan telemedisin dapat menghubungkan perawatan dari sistem medis Taiwan ke pengusaha dan warga negara di luar negeri. Implementasi layanan lintas laut ini akan menjadi sistem pendukung penting bagi kebijakan pemerintah dalam mendorong negara dengan ekonomi matahari tak pernah terbenam.
Penasihat Kebijakan Nasional, Lin Kai-min (林凱民), menyatakan bahwa medis bukan sekadar layanan profesional, melainkan juga kepedulian kemanusiaan yang melampaui jarak. Menghadapi tantangan aksesibilitas dan perbedaan layanan medis bagi pengusaha Taiwan di Asia Tenggara, kehadiran platform ini meningkatkan kemudahan perawatan kesehatan, sekaligus menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab Taiwan terhadap warganya di luar negeri.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Taiwan di Indonesia, Huang Li-chen (黃麗真), menyatakan bahwa banyak pengusaha senior Taiwan yang berjuang di sana perlu lebih memperhatikan kesehatan setelah meraih kesuksesan bisnis. Ke depannya, melalui platform telemedisin, pengusaha Taiwan beserta keluarga dapat langsung terhubung dengan sumber daya medis Taiwan secara daring, tanpa perlu menempuh perjalanan jauh kembali ke Taiwan atau pergi ke Singapura dan Malaysia untuk mencari konsultasi medis.
Perwakilan Kesehatan Asia dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, Wu Ling-ying (吳玲瑩), menjelaskan bahwa platform ini menyediakan dukungan darurat 24 jam, membantu pendaftaran klinik spesialis, dan layanan resep penyakit kronis. Jika diperlukan, platform ini juga dapat memfasilitasi evakuasi medis internasional kembali ke Taiwan. TIAT menegaskan bahwa ke depannya mereka akan memperdalam kerja sama dengan organisasi pengusaha Taiwan di luar negeri, dan melalui peluncuran bergilir di negara-negara ASEAN, secara bertahap membentuk jaringan perawatan medis di luar negeri.