Taman Investigasi Zhonghe Biro Investigasi Kementerian Kehakiman diresmikan pada Selasa hari ini (16/6). Taman ini mengintegrasikan penanganan kasus di garis depan dengan dukungan peralatan teknologi forensik di belakangnya, menjadikannya proyek pembangunan baru berskala terbesar dalam sejarah Biro Investigasi. Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰), saat menghadiri upacara peresmian, menyatakan harapannya agar setelah gedung baru Biro Investigasi ini rampung, seluruh penyelidik garis depan dapat menggunakan teknologi paling canggih untuk memberantas narkoba secara penuh, serta menindak tegas berbagai ancaman keamanan nasional dan kejahatan.
Taman Investigasi Zhonghe Biro Investigasi Kementerian Kehakiman merupakan proyek pembangunan baru terbesar dalam sejarah Biro Investigasi. Proyek ini menggabungkan empat unit utama, meliputi Departemen Ilmu Forensik, Kantor Investigasi New Taipei, Stasiun Kerja Pemeliharaan Keamanan Nasional, dan Stasiun Kerja Bergerak Wilayah Utara.
Dengan total anggaran sekitar NT$1,4 miliar, proyek ini selesai dibangun setelah 4 tahun dan menggelar upacara peresmian pada Selasa (16/6). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Cho Jung-tai, yang bersama Menteri Kehakiman Cheng Ming-chien (鄭銘謙), Kepala Biro Investigasi Chen Pai-li (陳白立), dan pejabat lainnya membuka kain merah pada papan nama, menandakan bahwa kawasan baru tersebut resmi rampung dan mulai beroperasi.
Dalam pidatonya, PM Cho menyatakan bahwa landasan pembangunan dan kemakmuran negara berasal dari keamanan nasional dan stabilitas sosial. Ia berharap setelah gedung baru Biro Investigasi ini rampung, efisiensi penanganan kasus berbasis teknologi dapat diintegrasikan untuk memberantas kejahatan narkoba secara penuh, serta secara efektif menjaga keamanan nasional dan mempertahankan stabilitas sosial.
Menanggapi masalah mengemudi di bawah pengaruh narkoba yang belakangan ini semakin parah, Cho Jung-tai menyatakan bahwa hal yang paling meresahkan masyarakat saat ini adalah peredaran narkoba dan masalah mengemudi dalam kondisi mabuk. Yuan Eksekutif telah mengajukan amandemen terhadap Hukum Pidana, Hukum Acara Pidana, dan Hukum Pidana Angkatan Darat, Laut, dan Udara.
Ke depannya, pemerintah juga akan secara bertahap menyelesaikan amandemen terhadap Undang-Undang Pencegahan Bahaya Narkoba, Undang-Undang Lalu Lintas Jalan, serta Undang-Undang Pengendalian Bahaya Tembakau. Ia berharap setelah amandemen ini disahkan, akan ada landasan hukum yang lebih kuat untuk memberikan perlindungan keamanan yang lebih besar bagi aparat penegak hukum.
Cho Jung-tai juga menyerukan kepada seluruh penyelidik garis depan, menekankan bahwa masyarakat adalah pihak yang harus dilindungi, sedangkan sindikat narkoba adalah penjahat yang harus diberantas bersama. Menyapu bersih narkoba dan memberantas kejahatan akan menjadi tugas paling besar di era ini, di mana aparat harus beradu kecerdasan dengan gembong narkoba serta penjahat yang membahayakan keamanan nasional, dan meraih kemenangan akhir.
Menteri Kehakiman Cheng Ming-chien juga mengatakan bahwa setelah Taman Investigasi Zhonghe rampung dan beroperasi, fasilitas ini akan menyediakan lingkungan kerja yang modern, canggih, dan beragam bagi Biro Investigasi. Ia berharap jajaran Biro Investigasi dapat memberikan hasil yang lebih gemilang dalam tugas-tugas seperti keamanan nasional, pengawasan pemilu, pemberantasan kejahatan narkoba, dan forensik ilmiah.