台灣影視、文學國際發光 李遠:關鍵時刻需更多資源
(Taiwan, ROC) -- Komisi Pendidikan dan Kebudayaan Yuan Legislatif pada hari ini (2/7) membahas rancangan anggaran Kementerian Kebudayaan (MOC) Taiwan untuk tahun anggaran 2026.
Menteri Kebudayaan Li Yuan (李遠) mengemukakan, kementeriannya selama bertahun-tahun terus menghadapi keterbatasan anggaran. Menurutnya, baik untuk pemugaran aset budaya, pengembangan industri budaya, maupun rekonstruksi sejarah, semuanya membutuhkan pendanaan yang sangat besar.
Dirinya menambahkan, berbagai karya budaya Taiwan seperti film, televisi, dan sastra, beberapa tahun terakhir ini terus meraih pengakuan di tingkat internasional. Kondisi ini dinilai sebagai momen penting bagi perkembangan industri budaya Taiwan, sehingga diperlukan dukungan pemerintah melalui alokasi sumber daya yang lebih besar.
Menteri Kebudayaan Li Yuan (李遠) mengatakan, “Anggaran MOC pada dasarnya selalu tidak mencukupi. Misalkan, anggaran untuk pemugaran aset budaya masih jauh dari kebutuhan. Banyak pemerintah kota dan kabupaten berharap memperoleh lebih banyak dana untuk proyek restorasi, tetapi anggaran yang tersedia selalu terbatas. Hal serupa juga terjadi pada program subsidi bagi industri budaya. Menurutnya, industri budaya Taiwan saat ini sedang berada pada fase yang sangat penting. Berbagai karya di bidang film, televisi, dan sastra mulai meraih penghargaan di kancah internasional. Karena itu, pemerintah perlu memberikan dukungan anggaran yang memadai bagi pengembangan industri budaya maupun upaya rekonstruksi sejarah. Li Yuan (李遠) menegaskan bahwa selama ini MOC selalu harus menjalankan berbagai program dengan anggaran yang terbatas dan memaksimalkan dana yang tersedia.
Selain itu, media juga kembali menyoroti perkembangan proses pergantian Dewan Direksi Layanan Televisi Publik Taiwan (PTS) ke-8. Li Yuan (李遠) menunjukkan, proses pemilihan dewan direksi baru telah tertunda lebih dari satu tahun. Saat ini, proses seleksi terhenti setelah 8 anggota komite peninjau yang direkomendasikan oleh partai-partai oposisi mengundurkan diri.
Dirinya menyebutkan, Yuan Eksekutif telah mengirim surat kepada Yuan Legislatif agar segera menunjuk 8 anggota komite peninjau yang baru, sehingga mekanisme seleksi dapat kembali berjalan.