National Taiwan University Hospital cabang Jinshan menggelar upacara peletakan batu pertama untuk pembangunan kompleks perawatan jangka panjang dan medis barunya, yang dipimpin oleh Presiden Lai Ching-te. Presiden Lai Ching-te mengatakan, Taiwan telah memasuki masyarakat super-tua, dan pemerintah berlanjut mempromosikan “Taiwan Sehat” dan “Perawatan Jangka Panjang 3.0”, berharap adanya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan sasaran kehidupan tenang di masa tua.
Presiden Lai Ching-te mengatakan, populasi Taiwan yang berusia 65 tahun ke atas telah melebihi 20%, secara resmi memasuki masyarakat super-tua. Sejak menjabat, beliau telah mempromosikan “Taiwan Sehat” dan “Rencana Pengembangan Taiwan Sehat”, berharap dapat mencapai 3 sasaran utama yaitu hari tua yang sehat, masa tua di rumah dan berpulang dengan damai.
Beliau menekankan, guna mencapai sasaran-sasaran ini membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan atau pembangunan rumah sakit, yang terpenting adalah mewujudkan pelaksanaannya. Beliau berharap pusat-pusat medis, rumah sakit regional, rumah sakit lokal, dan klinik perawatan primer akan berkolaborasi untuk mempromosikan “Perawatan Jangka Panjang 3.0”, meningkatkan jumlah titik layanan, memperkuat layanan dan program perawatan sementara, dan terus meningkatkan kualitas, terutama meningkatkan promosi kesehatan. Presiden Lai Ching-te mengatakan, “Lebih lanjut, saya berharap untuk mengintegrasikan rumah, komunitas, rumah sakit, dan klinik, dll. Mulai dari persiapan pemulangan pasien dari rumah sakit hingga layanan perawatan jangka panjang, atau hubungan antara klinik dan rumah sakit regional, semuanya harus terintegrasi. Inilah isi konkret dari Perawatan Jangka Panjang 3.0.”
Presiden juga secara pribadi mengapresiasi Walikota New Taipei City Hou Yu-ihi atas dukungannya dalam mempromosikan kebijakan perawatan jangka panjang. Beliau menunjukkan bahwa jumlah pusat perawatan jangka panjang di kota New Taipei telah meningkat dari 60 pada tahun 2016 menjadi 1.887 tahun ini, peningkatan 31 kali lipat, yang menunjukkan bahwa kebijakan perawatan jangka panjang bergantung pada kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sistem medis untuk terus meningkatkan kapasitas perawatan.