Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Pakar : COP29 Tetapkan Mekanisme Perdagangan, Ada Harapan Bagi Taiwan Untuk Pengurangan Emisi Karbon

28/11/2024 12:18
Penulis & Editor: 鄭蕙玲
Pakar : COP29 Tetapkan Mekanisme Perdagangan, Ada Harapan Bagi Taiwan Untuk Pengurangan Emisi Karbon (foto: Freepik)
Pakar : COP29 Tetapkan Mekanisme Perdagangan, Ada Harapan Bagi Taiwan Untuk Pengurangan Emisi Karbon (foto: Freepik)

(Taiwan, ROC) COP29 meloloskan dana sebesar US$ 300 milyar untuk dana iklim setiap tahunnya disediakan oleh negara-negara penghasil karbon terbesar. Pakar Akademia Sinica menunjukkan pendanaan bukanlah bantuan finansial secara cuma-cuma, dan rincian implementasi di masa depan masih perlu diselesaikan; Taiwan dapat memerhatikan mekanisme perdagangan karbon global yang ditetapkan dalam pertemuan tersebut dan mengurangi perlambatan pengurangan karbon melalui pembelian hak karbon.

Conference of the Parties (COP29) di Baku, Azerbaijan telah berakhir. Setelah pembahasan berlangsung secara intens, dunia meloloskan satu kausal perjanjian iklim, negara-negara kaya secara historis menjadi penghasil karbon besar berjanji akan menyediakan dana sebesar US$300 miliar (sekitar NT$9,7 triliun) setiap tahunnya, akan tetapi negara-negara miskin yang terdampak buruk akibat perubahan iklim merasa tidak puas, menyebut angka ini masih terlalu jauh dan sangat rendah.

Pakar Academia Sinica, Wang Pao-kuan kemarin (27/8) saat di Pusat Media Sains dan Teknologi Taiwan menjelaskan, bahwa “pembiayaan” bukan finansial langsung tanpa imbalan, maka rencana implementasi di masa depan masih perlu dirancang lebih rinci.

Kemudian, Wang Pao-kuan mengatakan, bagi sebagian besar negara, dampak perubahan iklim masih pada tingkat pemanasan suhu atau peningkatan curah hujan, namun bagi beberapa negara, sudah mencapai tingkat kelangsungan hidup nasional, misalnya ketinggian rata-rata nasional Tuvalu tidak sampai 5 meter, kenaikan permukaan laut secara bertahap akan menyebabkan gelombang perihelion yang bisa menenggelamkan sebagian besar kawasan negara.

Wang Pao-kuan juga mengimbau, Taiwan menanggapi isu adaptasi perubahan iklim ke level implementasi, catatan cuaca dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukkan bahwa perubahan iklim sudah parah, bukan dianggap sebagai hal di luar jangkauan.

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解